5 Jenis Sayuran yang Tidak Boleh Untuk MPASI

Sayuran MPASI Foto : Canva

MPASI atau makanan pendamping asi adalah momen penting dalam perkembangan bayi. Namun, terdapat beberapa sayuran yang sebaiknya tidak diberikan pada masa ini karena berisiko menimbulkan masalah kesehatan.

MPASI adalah masa transisi dari ASI ke makanan padat bagi bayi. Dalam masa ini, nutrisi yang diterima bayi sangat penting untuk membantu perkembangan mereka. Sayuran memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, seperti sumber serat, vitamin, dan mineral. Namun, ada beberapa jenis sayuran yang sebaiknya dihindari pada masa MPASI karena memiliki risiko bagi kesehatan bayi.

Sayuran yang Tidak Boleh Untuk MPASI

Sebelum membuat mpasi 6 bulan, Berikut beberapa jenis sayuran yang tidak diperbolehkan untuk MPASI karena menimbulkan risiko bagi kesehatan dan tumbuh kembang bayi

1. Brokoli

brokoli
Brokoli Foto : Canva

Meskipun brokoli adalah jenis sayuran yang kaya akan vitamin K dan antioksidan, Yang penting bagi metabolisme dan pembentukan tulang bayi. Namun, Menurut sebuah penelitian, Menkonsumsi brokoli dan kembang kol yang berlebihan dapat mempengaruhi fungsi kelenjar tiroid karena mengandung zat kimia bernama goitrogens. Maka dari itu Mams disarankan untuk tidak memberikan brokoli pada bayi dibawah 1 tahun supaya anak terhindar dari resiko tersebut.

2. Kacang Hijau

Kacang hijau adalah salah satu jenis kacang-kacangan yang kaya akan nutrisi penting bagi tubuh. Nutrisi tersebut meliputi protein, karbohidrat, serat, vitamin, mineral, asam folat, kalsium, dan zat besi.

Namun, meski memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, kacang hijau juga dapat menimbulkan efek samping apabila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, terutama bagi bayi. Bahkan dapat menyebabkan penyakit serius.

Beberapa nutrisi yang terkandung dalam kacang hijau ternyata sulit dicerna oleh tubuh bayi, namun masih bisa melewati sistem pencernaan. Ini justru menyebabkan timbulnya gas dalam perut, sehingga membuat perut bayi kembung.

3. Bayam

"<yoastmark

Bayam memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, tetapi jika diberikan pada anak usia dibawah 6 bulan, hal ini justru berpotensi merugikan bagi tubuh bayi. Karena bayam mengandung nitrat yang cukup tinggi.

Sayuran ini sangat rentan tercemar bila disimpan terlalu lama atau tidak dengan cara yang tepat. Oleh karena itu, jika dikonsumsi oleh bayi, bayi berisiko mengalami keracunan atau alergi, Sebaiknya tunggu sampai bayi berusia diatas 8 bulan sebelum memberikan bayam.

4. Selada

Mengonsumsi sayuran hijau memang membawa banyak manfaat bagi kesehatan, namun ternyata sayuran selada juga bisa memiliki efek buruk bagi kesehatan bayi. Selada tidak cocok diberikan sebagai MPASI bagi bayi karena sulit dikunyah oleh si kecil. Selain itu, selada juga mengandung pestisida (neurotoksin) yang berpotensi mengganggu sistem syaraf dan pencernaan bayi.

5. Kubis

Kubis adalah salah satu jenis sayuran yang sering digunakan sebagai campuran sayuran, lalapan, atau sup. Ada berbagai jenis kubis yang biasa kita temukan, seperti kubis putih, hijau, atau kubis merah. Kubis memang kaya akan gizi yang baik bagi kesehatan. Dalam 100 gram kubis, terdapat energi sebesar 23 kkal, serat 1,42 g, karbohidrat 4,13 g, air 92,57 g, dan sodium 8 mg.

Sebaiknya jangan memberikan kubis kepada bayi di bawah 8 bulan karena kandungan sodium dan serat yang tinggi dapat mempengaruhi pencernaan dan memicu efek samping seperti diare dan alergi. Bahkan bisa menyebabkan sindrom bayi biru yaitu kondisi dimana tubuh bayi tidak mampu memasok oksigen dengan baik

Tips dalam Memilih Sayuran untuk MPASI

sayuran yang tidak boleh untuk mpasi
Ilustrasi MPASI Foto : Canva

Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Mams dalam memilih sayuran untuk MPASI:

  • Pilih sayuran yang segar dan berkualitas baik. Pastikan bahwa sayuran tersebut tidak memiliki tanda-tanda busuk atau rusak.
  • Belilah sayuran yang sesuai dengan musim. Sayuran yang ditanam pada musimnya akan memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik.
  • Hindari membeli sayuran dalam kemasan. Sayuran yang sudah dalam kemasan seringkali sudah kurang segar dan memiliki kandungan nutrisi yang lebih rendah.
  • Hindari membeli sayuran yang sudah diproses. Sayuran yang sudah diproses seringkali sudah kehilangan sebagian besar kandungan nutrisinya.

MPASI merupakan makanan tambahan penting bagi tumbuh kembang bayi. Namun, Mams harus berhati-hati dalam memilih jenis sayuran yang dikonsumsi oleh bayi. Ada beberapa jenis sayuran seperti sayuran yang mengandung nitrat, oxalat, dan asam purin yang perlu dihindari selama bayi sedang menjalani MPASI. Ibu harus memilih sayuran yang berkualitas baik, segar, dan sesuai dengan kondisi kesehatan bayi. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui jenis sayuran yang sesuai bagi bayi Anda.

Temukan Artikel Lainya di Google News

Dapatkan update berita pilihan dan informasi unik setiap hari dari mamikita.com. Follow mamikita di Google News mamikita.com, kemudian ikuti dengan klik ikon agar bisa mendapatkan notifikasi setiap saat.

Panggil saya Dewi. I’m a Blogger and mother of my son - Aktif menulis tentang dunia parenting sejak usia remaja, Menulis adalah panggilan hati, Saat deretan kata menjadi media doa.

Artikel Terkait