Perbedaan Vaksin Polio Tetes dan Suntik, Mana yang Lebih Baik?
Diperbarui

Diperbarui

Ada perbedaan vaksin polio tetes dan suntik seperti kandungan virus, cara pemberian, kekebalan tubuh yang dihasilkan, dan efek samping yang mungkin terjadi.
Polio adalah penyakit yang disebabkan oleh virus polio, yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen dan kematian.
Penyakit ini dapat dicegah dengan vaksinasi, yang tersedia dalam dua bentuk: vaksin polio oral (OPV) dan vaksin polio inaktif (IPV).
Berikut perbedaan vaksin polio tetes dan suntik yang perlu bunda ketahui

Vaksi Polio Tetes atau Vaksin polio oral (OPV) adalah vaksin yang diberikan dengan cara diteteskan di mulut.
Vaksin ini mengandung virus polio hidup yang dilemahkan, yang dapat merangsang sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus polio.
Vaksin ini masih digunakan di banyak negara, karena harganya murah dan efektif dalam mencegah polio. Selain itu, vaksin ini juga dapat melindungi orang lain di sekitar penerima vaksin, karena virus polio yang dilemahkan dapat menyebar melalui tinja.
Namun, vaksin polio oral (OPV) juga memiliki beberapa kelemahan, yaitu:

Vaksin Polio Suntik atau Vaksin polio inaktif (IPV) adalah vaksin yang diberikan dengan cara disuntikkan ke dalam otot.
Vaksin ini mengandung virus polio yang sudah dimatikan, yang tidak dapat menyebabkan polio atau menular ke orang lain.
Vaksin ini lebih aman dan lebih stabil daripada vaksin polio oral (OPV), dan dapat memberikan perlindungan terhadap semua jenis virus polio.
Namun, vaksin polio inaktif (IPV) juga memiliki beberapa kelemahan, yaitu:
Berikut jadwal pemberian vaksin polio pada anak yang perlu Bunda ketahui
Vaksin polio oral (OPV) dan vaksin polio inaktif (IPV) adalah dua jenis vaksin yang dapat mencegah polio.
Kedua vaksin ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan dapat digunakan dalam kombinasi yang berbeda tergantung pada kondisi epidemiologi dan program lokal suatu negara.
Untuk mendapatkan perlindungan optimal, sebaiknya anak-anak mendapatkan empat dosis vaksin polio, yaitu satu dosis OPV pada usia 2 bulan, 4 bulan, dan 6-18 bulan, dan satu dosis IPV pada usia 4-6 tahun.
Itulah perbedaan vaksin polio tetes dan suntik yang perlu bunda ketahui, Semoga Bermanfaat