Jadwal Imunisasi Anak Terbaru 2023 Usia 0-18 Tahun Rekomendasi IDAI

Ilustrasi Anak Suntuk Imunisasi Foto : Canva

Baru-baru ini, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menggelar Childhood Immunization Update (CIU) 2023. Dalam acara tersebut, IDAI juga meluncurkan jadwal imunisasi anak terbaru 2023.

Jadwal Imunisasi Anak Terbaru 2023 Rekomendasi IDAI ini merupakan upaya untuk melindungi anak-anak Indonesia dari berbagai penyakit berbahaya yang dapat dicegah. Selain itu, imunisasi juga bertujuan untuk menciptakan generasi emas Indonesia.

Ketua Satgas Imunisasi IDAI, Prof Dr dr Hartono Gunardi, SpA(K), menjelaskan bahwa jadwal imunisasi rekomendasi dari IDAI akan diperbarui setiap 3 tahun. Tujuannya adalah agar menjadi panduan bagi tenaga kesehatan dan masyarakat secara keseluruhan dalam melindungi anak-anak.

Perbedaan Jadwal Imunisasi Terbaru 2023 dan Sebelumnya

Terdapat beberapa perbedaan antara jadwal imunisasi terbaru 2023 IDAI dengan jadwal sebelumnya. Salah satu perbedaannya adalah penambahan imunisasi Human Papilloma Virus (HPV) dan Dengue dalam rekomendasi IDAI.

Imunisasi HPV diberikan secara intramuskular kepada anak perempuan usia 9 hingga 14 tahun dengan 2 dosis, dengan jarak waktu 6 hingga 15 bulan, Bunda. Dosis pertama diberikan pada kelas 5 SD, sedangkan dosis kedua diberikan pada kelas 6 SD.

Sementara itu, imunisasi dengue juga diberikan secara intramuskular kepada anak usia 9 hingga 16 tahun dengan 3 dosis. Imunisasi ini diberikan kepada anak-anak yang pernah mengalami penyakit demam berdarah dan dikonfirmasi melalui deteksi antigen atau tes serologi.

Selain itu, imunisasi dengue juga dapat dimulai pada usia 6 tahun dengan memberikan 2 dosis dan interval waktu 3 bulan.

Jadwal Imunisasi Anak Terbaru 2023 Usia 0-18 Tahun Rekomendasi IDAI

Jadwal imunisasi anak terbaru 2023 IDAI
Tabel Jadwal imunisasi anak terbaru 2023 IDA Sumber : IDAI

Berikut rekomendasi jadwal imunisasi anak terbaru 2023 berdasarkan usia, yang bisa bunda jadikan panduan.

1. Imunisasi untuk bayi usia 0 bulan

  • Hepatitis B: Imunisasi hepatitis B sebaiknya diberikan segera setelah bayi lahir.
  • Polio 1: Vaksin polio oral (OPV) diberikan saat lahir, usia 2, 4, 6, 18 bulan (atau usia 2, 3, 4 bulan sesuai program pemerintah). Vaksin polio suntik (IPV) diberikan pada usia 2, 4, 6-18 bulan, dan 6-8 tahun.
  • BCG (1 kali): Bacille Calmette-Guérin adalah vaksin untuk tuberkulosis yang dibuat dari bakteri tuberkulosis yang dilemahkan. Imunisasi ini diberikan satu kali.

2. Imunisasi untuk bayi usia 1 bulan

  • DTP 1: Imunisasi DTP mencegah penyakit difteri, tetanus, dan pertusis. Pemberian pertama dilakukan saat bayi berusia 2 bulan.
  • Hib 1: Vaksin Hib mencegah penyakit Haemophilus influenzae tipe b (Hib) yang sering menyerang anak-anak di bawah usia 5 tahun.
  • PCV 1: Imunisasi PCV membantu mencegah penyakit pneumokokus yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae.
  • Rotavirus 1: Imunisasi rotavirus mencegah penyakit diare yang disebabkan oleh rotavirus pada bayi dan anak kecil.
  • Polio 2: Pengulangan vaksin polio dilakukan pada usia 2 bulan.
  • Hepatitis B 2: Pengulangan vaksin hepatitis B sesuai program pemerintah dilakukan pada usia 2 bulan.

3. Imunisasi untuk bayi usia 3 bulan

  • DTP 2: Pengulangan vaksin DTP dilakukan pada usia 3 bulan.
  • Hib 2: Pengulangan vaksin Hib dilakukan pada usia 3 bulan.
  • Polio 3: Pengulangan vaksin polio sesuai program pemerintah dilakukan pada usia 3 bulan.
  • Hepatitis B 3: Pengulangan vaksin hepatitis B sesuai program pemerintah dilakukan pada usia 3 bulan.

4. Imunisasi untuk bayi usia 4 bulan

  • DTP 3: Pengulangan vaksin DTP dilakukan pada usia 4 bulan.
  • Hib 3: Pengulangan vaksin Hib dilakukan pada usia 4 bulan.
  • PCV 2: Pengulangan vaksin PCV dilakukan pada usia 4 bulan.
  • Rotavirus 2: Pengulangan vaksin rotavirus dilakukan pada usia 4 bulan.
  • Hepatitis B 4: Pengulangan vaksin hepatitis B sesuai program pemerintah dilakukan pada usia 4 bulan.
  • Polio 4: Pengulangan vaksin polio sesuai program pemerintah dilakukan pada usia 4 bulan.

5. Imunisasi untuk bayi usia 6 bulan

  • PCV 3: Di usia 6 bulan, dilakukan pengulangan vaksin PCV.
  • Rotavirus 3 (p): Di usia 6 bulan, dilakukan pengulangan vaksin Rotavirus jika menggunakan vaksin pentavalen.
  • Influenza 1: Vaksin influenza melindungi terhadap empat virus influenza.

6. Imunisasi untuk bayi usia 9 bulan

Jadwal Imunisasi Anak Terbaru 2023 IDAI
Ilustrasi Anak Suntik Imunisasi Foto : Canva
  • Measles Rubella (MR): Di usia 9 bulan, bayi mendapatkan imunisasi MR. Jika pada usia 12 bulan belum mendapatkan imunisasi MR, maka dapat diberikan MMR (Mumps, Measles, dan Rubella).

7. Imunisasi untuk bayi usia 12 bulan

  • PCV 4: Di usia 12 bulan, dilakukan pengulangan imunisasi PCV yang keempat atau booster.
  • Varisela: Imunisasi varisela diberikan mulai usia 12-18 bulan.
  • Hepatitis A: Imunisasi hepatitis A diberikan dalam 2 dosis mulai usia 1 tahun.

8. Imunisasi untuk anak usia 18 bulan

  • Hepatitis B: Di usia 18 bulan, anak melakukan pengulangan imunisasi booster hepatitis B atau suntikan ke-5.
  • Polio: Di usia 18 bulan, anak melakukan pengulangan imunisasi booster polio.
  • DTP: Di usia 18 bulan, anak melakukan pengulangan imunisasi booster DTP atau suntikan ke-4.
  • Hib: Di usia 18 bulan, anak melakukan pengulangan imunisasi booster Hib atau suntikan ke-4.
  • Influenza: Di usia 18 bulan, dilakukan pengulangan imunisasi influenza. Kemudian, diulang setiap tahun.
  • MR/MMR: Di usia 18 bulan, anak melakukan imunisasi booster MR/MMR.

9. Imunisasi untuk anak usia 2 tahun

  • JE: Di usia 2 tahun, anak melakukan pengulangan imunisasi JE atau Japanese Encephalitis. Booster juga dapat diberikan pada usia 3 tahun.
  • Tifoid: Imunisasi tifoid diberikan untuk mengendalikan demam tifoid. Imunisasi dapat diulang setiap 3 tahun.

10. Imunisasi untuk anak usia 5 tahun

  • DPT: Di usia 5 tahun, anak mendapatkan pengulangan imunisasi DPT yang ke-5.
  • Tifoid: Di usia 5 tahun, anak melakukan pengulangan imunisasi tifoid.
  • MR/MMR: Di usia 5 tahun, anak melakukan pengulangan imunisasi MR/MMR.

11. Imunisasi untuk anak usia 10 tahun

  • Td/Tdap: Anak yang berusia 7 tahun atau lebih menggunakan vaksin Td atau Tdap. Selanjutnya, booster dapat dilakukan pada usia 10 hingga 18 tahun. Booster Td diberikan setiap 10 tahun sekali.

Nah, Itulah Mom jadwal imunisasi anak terbaru 2023 berdasarkan usia dari IDAI yang bisa digunakan sebagai pedomain saat si kecil melakukan vaksinasi, semoga bermanfaat

Sumber : https://www.idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/jadwal-imunisasi-anak-idai

Dapatkan update berita pilihan dan informasi unik setiap hari dari mamikita.com. Follow mamikita di Google News mamikita.com, kemudian ikuti dengan klik ikon agar bisa mendapatkan notifikasi setiap saat.

Panggil saya Dewi. I’m a Blogger and mother of my son - Aktif menulis tentang dunia parenting sejak usia remaja, Menulis adalah panggilan hati, Saat deretan kata menjadi media doa.

Artikel Terkait