Payudara Bengkak Setelah Menyapih? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi Payudara Bengkak Setelah Menyapih (Foto: Canva)

Banyak ibu yang bertanya apa penyebeb payudara bengkak setelah menyapih dan bagaimana cara mengatasinya, Yuk simak ulasan berikut ini!

Menyapih adalah proses menghentikan pemberian ASI kepada bayi atau anak. Menyapih bisa menjadi momen yang emosional bagi ibu dan anak, karena mengubah pola interaksi dan ketergantungan mereka.

Selain itu, menyapih juga bisa menimbulkan masalah fisik bagi ibu, salah satunya adalah payudara bengkak.

Penyebab Payudara Bengkak Saat Menyapih

Payudara bengkak saat menyapih terjadi karena produksi ASI belum berhenti meskipun frekuensi menyusui berkurang.

ASI yang menumpuk di dalam payudara menyebabkan tekanan dan pembengkakan pada jaringan payudara. Kondisi ini bisa menyebabkan rasa nyeri, keras, berat, dan hangat pada payudara.

Jika tidak ditangani dengan baik, payudara bengkak bisa berkembang menjadi mastitis, yaitu peradangan payudara yang disertai infeksi.

Selain itu, payudara bengkak saat menyapih juga dapat disebabkan oleh beberapa faktor lain, seperti:

  • Tersumbatnya saluran ASI
  • Infeksi pada payudara
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kondisi medis tertentu, seperti hipotiroidisme atau hipertiroidisme

Cara Mengatasi Payudara Bengkak Saat Menyapih

Payudara Bengkak Setelah Menyapih
Ilustrasi Payudara Bengkak Setelah Menyapih (Foto: Canva)

Untuk mencegah atau mengurangi payudara bengkak saat menyapih, ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh ibu, antara lain:

1. Memompa payudara

Memompa payudara bisa membantu mengeluarkan ASI berlebih yang menyebabkan pembengkakan. Ibu bisa memompa payudara setiap 2-3 jam sekali atau saat payudara sudah terasa penuh. ASI yang dikeluarkan bisa disimpan atau didonorkan kepada bayi lain yang membutuhkannya.

2. Pijat payudara

Pijat payudara bisa merangsang aliran ASI dan mengurangi nyeri payudara. Ibu bisa memijat payudara secara lembut dengan menggunakan tangan atau alat pijat khusus. Pijat payudara sebaiknya dilakukan dengan berbaring dan menekan payudara dari arah luar ke dalam.

3. Kompres dingin

Kompres dingin bisa membantu mengecilkan pembuluh darah dan menghentikan refleks produksi ASI. Ibu bisa menggunakan es batu yang dibungkus handuk atau bantal dingin untuk mengompres payudara selama 15-20 menit beberapa kali sehari. Hindari menggunakan kompres hangat karena bisa meningkatkan pembengkakan.

4. Gunakan bra yang nyaman

Bra yang nyaman bisa memberikan dukungan dan perlindungan pada payudara. Ibu bisa memilih bra yang berbahan lembut, berukuran pas, dan tanpa kawat. Bra yang terlalu ketat dan berkawat bisa menyumbat saluran ASI dan memperparah pembengkakan.

5. Minum obat pereda nyeri

Jika rasa nyeri dan demam tidak tertahankan, ibu bisa mengonsumsi obat pereda nyeri seperti parasetamol. Obat ini aman dikonsumsi oleh ibu menyusui dan tidak berpengaruh pada ASI. Namun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat apapun.

penyebeb payudara bengkak setelah menyapih dan bagaimana cara mengatasinya, Jika payudara bengkak tidak kunjung membaik atau disertai dengan gejala-gejala lain yang serius, seperti demam, menggigil, atau nanah keluar dari puting, segera konsultasikan dengan dokter.

Dapatkan update berita pilihan dan informasi unik setiap hari dari mamikita.com. Follow mamikita di Google News mamikita.com, kemudian ikuti dengan klik ikon agar bisa mendapatkan notifikasi setiap saat.

Panggil saya Dewi. I’m a Blogger and mother of my son - Aktif menulis tentang dunia parenting sejak usia remaja, Menulis adalah panggilan hati, Saat deretan kata menjadi media doa.

Artikel Terkait