15 Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk Pada Bayi, Terbukti Efektif

Ilustrasi Bayi di Gigit Nyamuk/Foto:Canva

Gigitan nyamuk pada bayi dapat menyebabkan sensasi gatal yang mengganggu dan meninggalkan bekas seperti bentolan merah di kulit. Namun, Bunda tidak perlu khawatir karena ada beberapa cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi.

Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk pada Bayi

Selain menghilangkan bekas gigitan nyamuk, cara-cara ini juga terbukti efektif dapat membantu meredakan rasa sakit dan gatal yang disebabkan oleh gigitan nyamuk.

1.  Gel Lidah Buaya

Gel lidah buaya dapat menjadi pilihan yang baik untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi. Lidah buaya mengandung aloin, zat alami yang dapat membantu mengurangi hiperpigmentasi pasca-inflamasi, termasuk bercak hitam akibat gigitan nyamuk.

Bunda dapat mengoleskan gel lidah buaya ke lokasi gigitan nyamuk setiap malam sebelum tidur. Biarkan gel tersebut meresap semalaman, dan bilas bersih saat mandi pagi.

2. Teh Hijau

Teh hijau juga dapat digunakan sebagai cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi. Ketika dioleskan langsung ke kulit, teh hijau memiliki efek depigmentasi alami yang dapat membantu memudarkan bekas gigitan.

Caranya, rendam kantong teh hijau dalam air mendidih selama 3-5 menit. Setelah itu, keluarkan kantong teh hijau dan dinginkan. Gosokkan kantong teh hijau yang sudah dingin di atas area gigitan nyamuk.

3. Kunyit

Kunyit mengandung senyawa curcumin yang memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu mengurangi bercak hitam bekas gigitan nyamuk pada bayi.

Untuk menggunakannya, campurkan susu dan bubuk kunyit dalam panci dengan perbandingan satu per dua. Panaskan campuran tersebut di atas api sedang sambil terus diaduk hingga membentuk pasta. Setelah itu, biarkan pasta kunyit tersebut dingin dan oleskan pada bekas gigitan nyamuk bayi.

4. Es

Es yang dihancurkan dapat digunakan untuk mengurangi peradangan akibat gigitan nyamuk pada bayi. Suhu dingin dari es dapat membantu meredakan rasa gatal dan membantu mematikan rasa sakit sementara.

Untuk mengompres gigitan nyamuk, Bunda dapat menggunakan kantong es yang dibungkus dengan kain bersih. Tempelkan kantong es tersebut pada area gigitan selama beberapa menit. Pastikan Bunda menggunakan penghalang seperti kain lap agar es tidak langsung bersentuhan dengan kulit bayi.

5. Madu

madu
Ilustrasi Madu/Foto:Canva

Madu memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi alami yang dapat membantu dalam menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi.

Bunda dapat mengoleskan madu secara langsung pada bekas gigitan nyamuk dan biarkan selama beberapa waktu sebelum dicuci bersih. Pastikan Bunda menggunakan madu yang murni dan jangan lupa untuk menguji reaksi kulit bayi terlebih dahulu sebelum mengaplikasikannya secara luas.

6. Baking Soda

Baking soda juga bisa digunakan sebagai cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi. Campurkan satu sendok makan baking soda dengan air secukupnya hingga membentuk pasta. Oleskan pasta tersebut pada bekas gigitan nyamuk dan biarkan selama sekitar 10 menit sebelum dibilas dengan air bersih.

7. Kompres Dingin

Selain menggunakan es, Bunda juga dapat menggunakan kompres dingin untuk meredakan rasa gatal dan peradangan akibat gigitan nyamuk pada bayi.

Basahi kain bersih dengan air dingin atau rendam dalam air es. Tempelkan kompres dingin tersebut pada bekas gigitan nyamuk selama beberapa menit untuk meredakan gejala.

8. Minyak Kelapa

Minyak kelapa memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi yang dapat membantu menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi. Oleskan minyak kelapa pada bekas gigitan nyamuk secara teratur untuk membantu memudarkan bekas tersebut.

9. Cuka Apel

Cuka apel juga dapat digunakan untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi. Cuka apel mengandung asam malat yang dapat membantu mengurangi bercak hitam pada kulit.

Campurkan cuka apel dengan air dalam perbandingan yang sama dan aplikasikan pada bekas gigitan nyamuk menggunakan kapas. Biarkan selama beberapa menit sebelum dibilas dengan air bersih.

10. Pepaya Muda

Pepaya muda mengandung enzim papain yang memiliki sifat pemutih alami dan dapat membantu menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi. Ambil sepotong pepaya muda yang matang dan gosokkan secara lembut pada bekas gigitan nyamuk. Diamkan selama beberapa waktu sebelum membilasnya dengan air bersih.

11. Minyak Lavender

minyak lavender
Ilustrasi Minyak Lavender/Foto:Canva

Minyak lavender memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi yang dapat membantu dalam menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi.

Bunda dapat mencampurkan beberapa tetes minyak lavender dengan minyak pembawa seperti minyak kelapa atau minyak almond. Oleskan campuran minyak tersebut pada bekas gigitan nyamuk secara teratur untuk mempercepat penyembuhan.

12. Mentimun

Mentimun mengandung zat astringen yang dapat membantu meredakan rasa gatal dan mengurangi peradangan pada bekas gigitan nyamuk bayi. Iris mentimun tipis-tipis dan tempelkan irisan-irisan mentimun tersebut pada bekas gigitan nyamuk selama beberapa menit.

13. Minyak Kayu Putih

Minyak kayu putih memiliki sifat antiseptik dan analgesik yang dapat membantu meredakan rasa gatal dan nyeri akibat gigitan nyamuk pada bayi. Oleskan minyak kayu putih pada bekas gigitan nyamuk menggunakan kapas secara teratur.

14. Kulit Pisang

Kulit pisang mengandung senyawa yang dapat membantu meredakan rasa gatal dan peradangan akibat gigitan nyamuk pada bayi. Gosokkan bagian dalam kulit pisang pada bekas gigitan nyamuk selama beberapa menit.

15. Minyak Zaitun

Minyak zaitun memiliki sifat pelembap alami dan dapat membantu mempercepat penyembuhan bekas gigitan nyamuk pada bayi. Oleskan minyak zaitun pada bekas gigitan nyamuk secara teratur untuk membantu memudarkan bekas tersebut.

Nah, Itulah beberapa cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi, yang bisa bunda coba dirumah, Semoga bermanfaat

Dapatkan update berita pilihan dan informasi unik setiap hari dari mamikita.com. Follow mamikita di Google News mamikita.com, kemudian ikuti dengan klik ikon agar bisa mendapatkan notifikasi setiap saat.

Panggil saya Dewi. I’m a Blogger and mother of my son - Aktif menulis tentang dunia parenting sejak usia remaja, Menulis adalah panggilan hati, Saat deretan kata menjadi media doa.

Artikel Terkait