Cara Mendidik Anak Hiperaktif yang Baik dan Benar

Ilustrasi Anak Hyperaktif Foto : Doktersehat.com

Dunia anak adalah dunia bermain. Sehingga ketika seorang anak senang bermain sepanjang hari maka mami jangan pernah melarangnya. Setiap anak memiliki kepribadian yang berbeda-beda ketika kecil ada yang lincah dan ada juga yang biasa saja.

Terkadang kita menemukan anak-anak yang sangat lincah dalam bergerak, bahkan cenderung tidak bisa diam. Ketika ia berada di suatu tempat maka ia akan mengelilingi semua wilayah tempat itu. Anak-anak seperti ini dinamakan anak-anak hiperaktif.

Mereka memang tidak bisa diam, dan kita sebagai orang tua pasti akan merasa lelah jika harus mengikuti tingkah mereka yang tidak bisa diam itu. Oleh karena itu mami bisa melakukanlah beberapa cara di bawah ini untuk mengatasi anak-anak yang hiperaktif:

1. Biarkan Anak Melakukan Apapun yang disuka

Anak hiperaktif memang cenderung tidak bisa diam, mereka senang bergerak dan melakukan apapun yang berkaitan dengan aktivitas fisik.

Mereka paling anti untuk duduk diam. Oleh karena itu biarkanlah ia melakukan aktivitas apapun yang ia suka hingga ia lelah. Tapi dengan satu syarat ia tidak boleh membuat kekacauan, jika hal itu terjadi maka mami perlu menegurnya.

Setelah teguran di berikan berikan tindak lanjut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dengan begitu ia akan berpikir dua kali dalam bertindak.

2. Ajarkan Anak Rasa Tanggung Jawab

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bebaskan ia untuk bertindak apapun, tapi bukan kebebasan yang sebebas-bebasnya.

Berikan ia tanggung jawab di dalamnya. Misalnya jika anak bermain masak-masakan atau mobil-mobil dia boleh bermain dan bergerak kemanapun dan bertindak sesuka hatinya.

Asalkan ketika ia selesai bermain mainannya itu sudah rapi lagi seperti semula. Selain itu jika ada sesuatu yang kotor karena ulahnya buatlah ia untuk membersihkannya.

3. Arahkan Anak pada Hobi

Untuk mengurangi kadar hiperaktifnya mami bisa memfasilitasi ia pada hobinya. Ketika ia bergelut dengan hobi yang ia miliki maka ia cenderung akan lebih terkontrol dan fokus pada hobinya

4. Ajarkan Anak Hal yang Boleh dan Tidak

Anak hiperkatif memang susah diatur, oleh karena itu diperlukan kesabaran dan kasih sayang yang ekstra. Tak jarang dari perilakunya itu ia bisa membahayakan dirinya. Oleh karena itu berilah dia pengertian mana yang boleh dan mana yang tidak, berikan juga alasannya. Sampaikanlah selembut mungkin agar anak mami mengerti.

5. Menciptakan waktu tidur yang teratur

Anak Hiperaktif dapat menyebabkan masalah tidur yang membuat gejalanya semakin parah. Hindari bermain komputer atau menonton TV sebelum tidur karena dapat mengganggu waktu istirahatnya.

Untuk mengatasi hal ini mami wajib menciptakan pola waktu tidur anak yang baik dan teratur dengan tidur dan bangun di waktu yang sama setiap harinya.

6. Menghabiskan waktu bersama anak

Mami harus meluangkan waktu setiap harinya meski hanya sekadar berbincang dan beraktivitas bersama anak. Berikan anak mami perhatian penuh dan pujilah perilaku positif yang ia lakukan.

Mami juga dapat menghabiskan waktu bersama anak mam dengan melakukan aktivitas fisik, seperti berjalan keliling komplek, berolahraga dan bermain bersama. Namun, pastikan ia tidak melakukan aktivitas yang terlalu berat saat dekat dengan waktu tidurnya.

Itulah beberapa cara yang bisa mami lakukan untuk mengurangi atau mengatasi anak hiperaktif. Memang tidak akan mudah tapi teruslah mencoba untuk mengurangi kehiperaktifanya, jika sekiranya hal tersebut bisa merugikan dirinya maupun orang lain.

Dapatkan update berita pilihan dan informasi unik setiap hari dari mamikita.com. Follow mamikita di Google News mamikita.com, kemudian ikuti dengan klik ikon agar bisa mendapatkan notifikasi setiap saat.

Panggil saya Dewi. I’m a Blogger and mother of my son - Aktif menulis tentang dunia parenting sejak usia remaja, Menulis adalah panggilan hati, Saat deretan kata menjadi media doa.

Artikel Terkait