Tips Memilih Peralatan Makan Bayi yang Baik dan Aman

Ilustrasi Alat Makan Bayi Foto : Unplash

Selain membuat menu MPASI yang bergizi dan lezat agar disukai si kecil, Mami juga perlu mempunyai berbagai alat makan khusus bayi yang lengkap. Mulai dari piring, mangkok, sendok, celemek anti tumpah, gelas, dan lain-lain,

Perlu mami ketahui bahwa peralatan makan bayi itu berbeda dengan orang dewasa baik dari segi bahan dan penggunakanya, Sebab alat makan orang dewasa belum tentu aman untuk dipakai bayi yang masih rentan terhadap penyakit. Selain itu, alat makan bayi biasanya dirancang supaya bayi bisa belajar makan secara mandiri.

Bayi masih memiliki pencernaan yang sensitif serta rentan terhadap bakteri dan kandungan zat berbahaya. Walaupun mungkin tak berefek secara langsung, dampaknya tetap akan dirasakan si Kecil dalam jangka panjang. Kandungan berbahaya yang terdapat pada perlengkapan makan si Kecil tentu memiliki efek yang tidak baik bagi kesehatannya

Kandungan Berbahaya pada Alat Makan Bayi

Sebelum mami membeli alat makan bayi, Mami wajib memperhatikan jenis bahan materialnya, karena alat makan ini langsung bersentuhan dengan makanan yang akan masuk ke tubuh bayi. Jadi jangan sampai menu MPASI yang sudah sehat malah jadi berbahaya karena alat makan yang tidak aman ya, Mams

Berikut ini beberapa bahan kimia dalam alat makan bayi yang perlu mami hindari:

1. Polyvinyl chloride alias PVC

PVC adalah bahan kimia yang sangat beracun untuk tubuh manusia. Bahan ini mengandung zat aditif seperti ftalat hingga timbal. Senyawa tersebut ternyata banyak dikaitkan dengan beberapa penyakit  sepertiasma, alergi, masalah reproduksi dan kanker, jadi jangan sampai bahan ini terpapar pada Si Kecil melalui alat makannya ya mams

2. Timbal dan logam berat

Paparan dari zat ini dapat menyebabkan kerusakan syaraf, reproduksi, hingga kerusakan otak. Maka dari itu hindari alat makan yang mengandung senyawa timbal ya, Mams

3. Phthalates

Kandungan phthalates dikenal sebagai pengganggu endokrin yang dapat memicu asma, kanker, obesitas, termasuk merusak perkembangan syaraf. Jangan sampai tumbuh kembang Si Kecil terganggu karena risiko bahan berbahaya ini.

4. BPA/BPS (bisphenol)

Bisphenol memiliki sifat meniru hormon estrogen dan kerap dikaitkan dengan kanker, infertilitas hingga obesitas. Bagi orang dewasa, zat ini sudah berbahaya apalagi untuk bayi, tentunya berisiko mengganggu kesehatan Si Kecil. Sebaiknya hindari bahan ini pada alat makan bayi.

Alat Makan Bayi yang Bagus dan Aman

Berikut beberapa material dalam peralatan makan bayi yang aman berikut ini bisa jadi pilihan Mami

1. Plastik foodgrade

Jika mami ingin memilih alat makan bayi dari bahan plastik, pastikan yang memiliki label foodgrade ya, Mams. karena label plastik yang tertera pada alat makan itu sudah menjamin bebas dari zat kimia yang berbahaya.

2. Kayu dan bambu

Bahan yang satu ini kuat, tahan lama, serta ramah lingkungan. Tapi pastikan finishing-nya tidak mengandung bahan kimia yang beracun ya mams,

3. Stainless steel

Material yang satu ini tidak beracun dan sangat awet. Namun sebaiknya jangan biarkan bayi memegang alat ini sebelum mereka bisa mengontrol tangannya. Sebab bayi berpotensi mengayunkan sendok atau mangkok ke wajah mereka sehingga bisa terluka.

4. Silikon foodgrade

Silikon bisa jadi pilihan yang baik karena lebih lembut dan aman untuk dipegang bayi. Bahan silikon cenderung mudah dibersihkan dan tidak meninggalkan aroma sabun setelah dicuci, sehingga aman untuk dipakai Si Kecil.

Kesimpulan

Memilih peralatan makan bayi memang susah-susah gampang. Yang paling penting mami harus menjaga kebersihan dan keamanannya, selain memilih alat makan bayi yang benar mams juga wajib tahu bagaimana cara merawat peralatan makan bayi yang baik untuk menjaga kebersihanya karena hal ini sangat berkaitan dengan kesehatan si Kecil.

Nah, itulah penjelasan mengenai memilih peralatan makan bayi yang bagus dan Aman, semoga bermanfaat ya mams

Dapatkan update berita pilihan dan informasi unik setiap hari dari mamikita.com. Follow mamikita di Google News mamikita.com, kemudian ikuti dengan klik ikon agar bisa mendapatkan notifikasi setiap saat.

Panggil saya Dewi. I’m a Blogger and mother of my son - Aktif menulis tentang dunia parenting sejak usia remaja, Menulis adalah panggilan hati, Saat deretan kata menjadi media doa.

Artikel Terkait