15 Protein Nabati untuk MPASI Bayi 6 Bulan, Ini Manfaat dan Cara Mengolahnya

Protein Nabati untuk MPASI Bayi 6 Bulan (Foto: Pixabay)

Ada banyak sumber protein nabati untuk MPASI bayi 6 bulan yang dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya.

Selain dari sumber protein hewani, seperti daging, ikan, telur, dan susu, bayi juga bisa mendapatkan protein dari sumber nabati

Pada usia 6 bulan, bayi mulai membutuhkan asupan protein yang lebih banyak. Hal ini karena bayi mulai aktif bergerak dan membutuhkan energi yang lebih banyak. Oleh karena itu, penting untuk memberikan bayi makanan yang mengandung protein nabati yang tinggi.

Berapa Kebutuhan Protein Nabati untuk MPASI

Kebutuhan protein bayi usia 7–12 bulan adalah sebanyak 11 gram per hari. Jumlah ini penting untuk dipenuhi karena mempunyai peran dalam kekebalan tubuh bayi, pembentukan tulang, otot dan segala fase bayi untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal.

Sumber Protein Nabati untuk MPASI Bayi 6 Bulan

Banyak orang tua yang masih mengandalkan protein hewani saja untuk membuat MPASI, padahal protein nabati juga penting dan bahkan bisa didapatkan dari tumbuh-tumbuhan di sekitar, Berikut daftat sumber protein nabati untuk menu MPASI 6 bulan yang bisa bunda coba!

1. Tahu

Tahu adalah makanan yang terbuat dari kacang kedelai yang mengandung protein, kalsium, zat besi, dan isoflavon. Tahu bisa menjadi sumber protein nabati yang mudah ditemukan dan diolah untuk MPASI bayi.

Bunda bisa memberikan tahu yang direbus, dikukus, atau digoreng dengan minyak sedikit, lalu dihaluskan atau dipotong kecil-kecil sesuai dengan kemampuan bayi mengunyah. Dalam 50 gram tahu, terkandung sekitar 4 gram protein

2. Tempe

Tempe Protein Nabati
Tempe Protein Nabati (Foto: Pixabay)

Tempe juga merupakan makanan yang terbuat dari kacang kedelai yang telah difermentasi. Tempe mengandung protein, fosfor, kalsium, zat besi, magnesium, dan bakteri baik yang bermanfaat untuk pencernaan bayi.

Tempe bisa diolah menjadi MPASI dengan cara direbus, dikukus, atau digoreng dengan minyak sedikit, lalu dihaluskan atau dipotong kecil-kecil. Dalam 25 gram tempe, terkandung sekitar 4,5 gram protein

3. Kacang merah

Kacang merah adalah sumber protein nabati yang juga mengandung folat, zat besi, magnesium, dan kalium. Kacang merah bisa dijadikan MPASI dengan cara dicuci bersih, direbus hingga matang, dan dihaluskan dengan blender.

Bunda bisa menambahkan sayuran, daging, atau bumbu lainnya untuk menambah rasa dan nutrisi. Dalam 2 sendok makan kacang merah rebus yang dihaluskan, terkandung sekitar 2 gram protein

4. Kacang hijau

Kacang Hijau Protein
Kacang Hijau Protein (Foto: Pixabay)

Kacang hijau adalah sumber protein nabati yang juga mengandung vitamin, mineral, serat, dan karbohidrat. Kacang hijau bisa diolah menjadi bubur kacang hijau yang lembut dan mudah ditelan oleh bayi.

Bunda bisa menambahkan gula merah, santan, atau susu untuk menambah rasa dan kandungan kalsium. Dalam 2 sendok makan bubur kacang hijau, terkandung sekitar 1,5 gram protein

5. Alpukat

Alpukat adalah buah yang mengandung protein, serat, folat, dan lemak baik yang baik untuk perkembangan otak bayi.

Alpukat bisa dijadikan MPASI dengan cara dihaluskan menjadi puree atau dicampur dengan susu, yogurt, atau buah lainnya. Alpukat memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang manis, sehingga disukai oleh bayi. Dalam 50 gram alpukat, terkandung sekitar 1 gram protein

6. Brokoli

Brokoli Protein Nabati
Brokoli Protein Nabati (Foto: Pixabay)

Brokoli adalah sayuran yang mengandung protein, vitamin C, vitamin K, folat, kalsium, dan zat besi. Brokoli bisa dijadikan MPASI dengan cara dikukus hingga lunak, lalu dihaluskan menjadi puree atau dicincang halus.

Bunda bisa menambahkan keju, susu, atau bahan lainnya untuk menambah rasa dan nutrisi. Dalam 50 gram brokoli kukus, terkandung sekitar 1,5 gram protein

7. Jamur

Jamur adalah sumber protein nabati yang juga mengandung vitamin B, selenium, kalium, dan antioksidan. Jamur bisa dijadikan MPASI dengan cara direbus, dikukus, atau ditumis dengan minyak sedikit, lalu dihaluskan atau dicincang halus.

Bunda bisa menambahkan sayuran, daging, atau bumbu lainnya untuk menambah rasa dan nutrisi. Dalam 50 gram jamur rebus, terkandung sekitar 1 gram protein

8. Chia seed

Chia seed Protein Nabati Mpasi
Chia seed Protein Nabati Mpasi (Foto: Pixabay)

Chia seed adalah biji-bijian yang mengandung protein, serat, omega-3, kalsium, dan magnesium. Chia seed bisa dijadikan MPASI dengan cara direndam dalam air, susu, atau jus buah hingga membentuk gel, lalu dicampur dengan puree buah, yogurt, atau oatmeal.

Chia seed memiliki rasa yang netral, sehingga bisa disesuaikan dengan selera bayi. Dalam 1 sendok makan chia seed, terkandung sekitar 2 gram protein

9. Edamame

Edamame adalah kacang kedelai muda yang masih berkulit hijau. Edamame mengandung protein, serat, vitamin K, folat, dan zat besi. Edamame bisa dijadikan MPASI dengan cara direbus atau dikukus hingga empuk, lalu dikupas kulitnya dan dihaluskan atau dicincang halus.

Bunda bisa menambahkan garam, keju, atau bahan lainnya untuk menambah rasa dan nutrisi. Dalam 50 gram edamame kupas, terkandung sekitar 5 gram protein

10. Kacang polong

Kacang polong
Kacang Polong (Foto:Pixabay)

Kacang polong adalah sumber protein nabati yang juga mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin K, folat, dan zat besi. Kacang polong bisa dijadikan MPASI dengan cara direbus atau dikukus hingga lunak, lalu dihaluskan menjadi puree atau dicincang halus.

Bunda bisa menambahkan mentega, susu, atau bahan lainnya untuk menambah rasa dan nutrisi. Dalam 50 gram kacang polong rebus, terkandung sekitar 3 gram protein

11. Quinoa

Quinoa adalah biji-bijian yang mengandung protein, serat, karbohidrat, magnesium, dan zat besi. Quinoa bisa dijadikan MPASI dengan cara dicuci bersih, direbus hingga mengembang, dan dihaluskan dengan blender.

Bunda bisa menambahkan buah, sayur, daging, atau bahan lainnya untuk menambah rasa dan nutrisi. Dalam 50 gram quinoa rebus, terkandung sekitar 4 gram protein

12. Kecambah

Kecambah
Kecambah (Foto:Pixabay)

Kecambah adalah tumbuhan muda yang berasal dari biji-bijian, seperti kacang hijau, kacang kedelai, atau kacang tanah. Kecambah mengandung protein, vitamin C, folat, dan enzim yang baik untuk pencernaan bayi.

Kecambah bisa dijadikan MPASI dengan cara direbus atau dikukus hingga lunak, lalu dihaluskan atau dicincang halus. Bunda bisa menambahkan bumbu, sayur, atau bahan lainnya untuk menambah rasa dan nutrisi. Dalam 50 gram kecambah rebus, terkandung sekitar 1,5 gram protein.

13. Selai kacang

Selai kacang adalah makanan yang terbuat dari kacang tanah yang mengandung protein, lemak, dan serat. Selai kacang bisa dijadikan MPASI dengan cara dioleskan pada roti, biskuit, atau buah, lalu dipotong kecil-kecil atau dihaluskan.

Bunda bisa menambahkan madu, selai buah, atau bahan lainnya untuk menambah rasa dan nutrisi. Dalam 1 sendok makan selai kacang, terkandung sekitar 4 gram protein.

14. Bayam

Bayam Protein Nabati
Bayam Protein Nabati (Foto:Pixabay)

Protein nabati dalam bayam memikiki kandungans erat pangan, kalsium, vitamin A dan C, zat besi serta kandungan lainnya yang baik untuk tumbuh kembang anak. Pengolahan bayam bisa disajikan dalam puree atau nasi tim bayam.

15. Jagung

Jagung bisa dimasukkan dalam sumber protein nabati dalam menu MPASI si kecil. Terdapat protein, serat, karbohidrat, kandungan lemak yang tinggi dalam jagung dan jagung bisa diolah dalam puree, pudding atau jus jagung untuk si kecil.

Manfaat protein nabati untuk MPASI

Protein nabati adalah protein yang berasal dari tumbuhan. Protein nabati memiliki beberapa manfaat bagi bayi, antara lain:

  • Membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi. Protein nabati berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi, termasuk pertumbuhan tulang, otot, dan otak.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Protein nabati mengandung asam amino yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh.
  • Menjaga kesehatan pencernaan bayi. Protein nabati mengandung serat yang baik untuk kesehatan pencernaan bayi.
  • Membantu kesehatan dan pertumbuhan organ dalam seperti paru-paru dan jantung.
  • Sebagai sumber energi saat si kecil kekurangan karbohidrat.

Tips Memberikan Sumber Protein Nabati untuk MPASI

Sumber Protein Nabati untuk MPASI
Cara Membuat MPASI Sumber Protein Nabati

Berikut ini adalah beberapa tips memberikan sumber protein nabati untuk MPASI:

  • Mulailah dengan memberikan satu jenis sumber protein nabati pada satu waktu. Hal ini untuk memudahkan bayi untuk menyesuaikan diri dengan rasa dan teksturnya.
  • Jika bayi tidak menyukai satu jenis sumber protein nabati, jangan menyerah. Cobalah lagi dengan cara yang berbeda.
  • Berikan sumber protein nabati dalam berbagai bentuk dan tekstur. Hal ini untuk membantu bayi mengembangkan keterampilan makannya.
  • Kombinasikan sumber protein nabati dengan buah, sayur, dan biji-bijian untuk mendapatkan nutrisi yang lengkap.

Itulah sumber protein nabati untuk MPASI bayi 6 bulan yang bisa bunda coba, Dengan memberikan protein nabati yang cukup, bayi dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal. Semoga bermanfaat

Dapatkan update berita pilihan dan informasi unik setiap hari dari mamikita.com. Follow mamikita di Google News mamikita.com, kemudian ikuti dengan klik ikon agar bisa mendapatkan notifikasi setiap saat.

Panggil saya Dewi. I’m a Blogger and mother of my son - Aktif menulis tentang dunia parenting sejak usia remaja, Menulis adalah panggilan hati, Saat deretan kata menjadi media doa.

Artikel Terkait