Perbedaan Pompa ASI Elektrik dan Manual, Mana yang Lebih Bagus?

Pompa ASI merupakan alat yang sangat membantu ibu menyusui dalam memompa dan memerah ASI. Saat ini, Ada dua jenis pompa ASI yang dijual di pasaran yaitu pompa ASI manual atau elektrik. Namun, Mams perlu mengetahui perbedaan antara kedua jenis pompa ASI ini agar dapat memilih pompa ASI yang sesuai dengan kebutuhan Mams.

Perbedaan Pompas ASI Manual dan Elektrik

Baik pompa ASI manual maupun pompa elektrik sebenarnya fungsinya sama. Namun, saat memilih pompa ASI, Mams perlu mempertimbangkan kebutuhannya. Jangan sampai salah memilih, terutama jika hanya mengikuti tren tanpa mengetahui informasi dan manfaatnya. Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara pompa ASI manual dan elektrik yang perlu Mams ketahui:

Pompa ASI Manual

pompas asi manual
Ilustrasi Pompa ASI Manual

Perbedaan antara pompa ASI manual dan elektrik yang paling mencolok adalah cara memerahnya. Sesuai dengan namanya, pompa ASI manual mengharuskan Mams untuk memompa dengan tangan untuk mengeluarkan ASI.

Kelebihan Pompa ASI Manual

Meskipun terlihat lebih sederhana, dan harganya yang terjangkau pompa ASI manual memiliki kelebihan tersendiri berikut diantarnya

  1. Isapan lebih nautral : Pompa ASI manual memiliki isapan yang mirip dengan isapan mulut bayi sehingga Mams merasa lebih nyaman dan terhindar dari rasa sakit saat memerah.
  2. Pompa bisa di atur secara instant : Dengan pompa ASI manual, Mams dapat mengontrol pompa dengan mudah. Mams dapat menghentikan, memulai, atau mengubah kecepatan pompa secara instan.
  3. Bisa dilakukan dimanapun karena tidak perlu listrik : Pompa ASI manual tidak membutuhkan listrik atau baterai, sehingga Mams dapat menggunakannya di mana saja tanpa khawatir kehabisan baterai atau terganggu oleh aliran listrik.
  4. Mudah dibawa : Pompa ASI manual lebih kecil dan lebih ringkas dibandingkan dengan pompa ASI elektrik, sehingga Mams dapat membawanya dengan mudah ke mana saja.
  5. Suaranya halus : Pompa ASI manual tidak menimbulkan suara yang bising sehingga Mams dapat memerah ASI di mana saja tanpa khawatir mengganggu orang di sekitar.
  6. Lebih Mudah dibersihkan : Pompa ASI manual memiliki komponen yang sedikit, sehingga lebih mudah untuk dibersihkan dan dicuci.

Kekurangan Pompa ASI Manual

Sama seperti alat lainya pompa asi manual juga mempunyai kekurangn berikut di antaranya :

  1. Kecepatan Pompa yang Rendah : Kecepatan pompa ASI manual cenderung lebih rendah sehingga jumlah ASI yang dihasilkan juga lebih sedikit.
  2. Waktu yang diperlukan untuk memompa ASI lebih lama : Karena Mams perlu memompa dengan tangan secara manual, tentu waktu yang diperlukan untuk menghasilkan ASI juga cenderung lebih lama.
  3. Tangan kadang mudah pegal : Pompa ASI manual memerlukan Mams untuk memompa tangan secara terus-menerus. Hal ini dapat menyebabkan otot tangan Mams mudah pegal dan lelah.
  4. Memompa payudara secara bergantian : Pompa ASI manual biasanya hanya memiliki satu corong pompa. Oleh karena itu, Mams harus memompa ASI secara bergantian dari setiap payudara.

Pompa ASI Elektrik

pompa asi elektrik
Ilustrasi Pompa ASI Elektrik

Berbedan dengan pompa ASI manual, Pompas ASI elektrik menggunakan listrik atau baterai untuk menyedot ASI, Biasamya pompa elektrik ini terdiri dari wadah dan botol penampung serta adaptor untuk menggerakan pompa menyedot ASI.

Kelebihan Pompa ASI Elektrik

Pompa ASI elektrik merupakan salah satu pilihan pompa yang akhir-akhir ini banyak diminati oleh para ibu, Nah Berikut kelebihanya :

  1. Memiliki berbagai model : Pompa ASI elektrik memiliki beragam jenis yaitu pompa ASI single pump hanya dapat melakukan pemerahan disatu payudara saja, dan double pump, dalam sekali pumping dapat dilakukan pada 2 payudara secara bersamaan, sehingga tentunya lebih hemat waktu.
  2. Waktu untuk memompa ASI relatif cepat : Memakai pompa ASI elektrik memang lebih dapat menghemat waktu. Pemakaian pompa ASI elektrik cocok bagi Mams yang bekerja dan mempunyai jadwal pekerjaan yang ketat.
  3. Tidak menyebabkan kelelahan : Karena menggunakan tenaga listrik tentu pompa elektrik tidak membuat Mams kelelahan dibanding pompa manual yang harus menggunakan tangan.
  4. Dilengkapi pengaturan tingkat kekuatan hisap : Mams dapat memilih setelan kekuatan hisap apa yang paling nyaman dan dapat menghasilkan ASI lebih banyak dari setelan yang lain. Umumnya pada ASI elektrik tingkat kekuatan hisap ada level rendah, menengah, dan tinggi. Mungkin Mams bisa memulainya dari tingkat rendah terlebih dahulu. Kemudian baru meningkat kekuatan hisapnya.

Kekurangan Pompas ASI Elektrik

Disamping mempunyai kelebihan pompa ASI elektrik juga mempunyai kekurangan di banding dengan pompa manual, Berikut diantaranya:

  1. Harga lebih mahal : pompa ASI elektrik cenderung lebih mahal dibanding pompa ASI manual. Hal ini karena pompa ASI elektrik menggunakan tenaga listrik untuk menghasilkan putaran pompa. Meski demikian, Mams kini bisa menemukan banyak merek pompa ASI elektrik yang bervariasi harganya, sehingga Mams bisa memilih yang sesuai dengan kebutuhan dan budget.
  2.  Kurang praktis untuk dibawa : Pompa ASI elektrik memiliki banyak part atau bagian yang lebih banyak sehingga kurang praktis untuk dibawa. Meski begitu, Mams bisa memilih pompa ASI elektrik dengan ukuran yang lebih kecil dan ringan untuk memudahkan mobilitas.
  3. Lebih susah untuk dibersihkan :  Pompa ASI elektrik memang terkesan lebih sulit dan ribet untuk dibersihkan karena mempunyai part atau bagian yang lebih banyak di banding pomp asi manual
  4. Menimbulkan suara yang lebih berisik : Pompa ASI elektrik menggunakan tenaga listrik, sehingga tidak mengherankan jika alat ini menimbulkan suara yang berisik saat digunakan. Meski demikian, Mams bisa mencari merek pompa ASI elektrik tertentu yang aman dari suara berisik. Pompa ASI elektrik merek tersebut mengeluarkan suara halus dan tidak mengganggu, sehingga Mams dan bayi bisa tetap nyaman saat digunakan.

Mana yang lebih bagus pompas ASI manual atau elektrik

perbedaan pompa asi manual dan elektrik
Ilustrasi Pompa ASI

Keduanya sama-sama bagus, Namun dalam memilih pompa ASI, Mams dapat mempertimbangkan faktor kenyamanan, efisiensi waktu, dan juga budget. Apabila Mams membutuhkan pompa ASI yang mudah digunakan, ramah lingkungan, dan dapat digunakan dimana saja, pompa ASI manual bisa menjadi pilihan yang tepat.

Namun, apabila Mams membutuhkan pompa ASI yang lebih cepat dan praktis, Mams bisa memilih pompa ASI elektrik meskipun harganya lebih mahal. Setiap ibu menyusui tentunya memiliki preferensi masing-masing, oleh karena itu Mams harus memilih pompa ASI yang cocok dan nyaman digunakan.

Temukan Artikel Lainya di Google News

Dapatkan update berita pilihan dan informasi unik setiap hari dari mamikita.com. Follow mamikita di Google News mamikita.com, kemudian ikuti dengan klik ikon agar bisa mendapatkan notifikasi setiap saat.

Panggil saya Dewi. I’m a Blogger and mother of my son - Aktif menulis tentang dunia parenting sejak usia remaja, Menulis adalah panggilan hati, Saat deretan kata menjadi media doa.

Artikel Terkait