Normalkah Bayi 8 bulan Belum Bisa Merangkak? Ini Penjelasan Dokter

Ilustrasi Bayi Merangkak (Foto: Pixabay)

Merangkak merupakan salah satu milestone penting dalam tumbuh kembang bayi. Biasanya, bayi mulai merangkak pada usia 7-9 bulan. Namun, ada juga bayi yang baru bisa merangkak pada usia 10-11 bulan.

Apakah Normal Bayi 8 bulan Belum Bisa Merangkak?

Jika bayi bunda sudah berusia 8 bulan, tetapi belum bisa merangkak? Jangan khawatir, hal ini tidak selalu menunjukkan adanya masalah perkembangan.

Menurut dr. Meta Hanindita, Sp.A, IBCLC dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), hal tersebut masih tergolong normal. Karena Setiap bayi memiliki laju tumbuh kembang yang berbeda-beda. Ada bayi yang cepat mencapai milestone tertentu, ada pula yang lambat.

Selain faktor berat badan pada bayi, Ada beberapa faktor lainya yang dapat memengaruhi kemampuan bayi untuk merangkak, antara lain:

  • Kesiapan otot dan saraf. Bayi yang memiliki otot dan saraf yang kuat akan lebih mudah merangkak.
  • Lingkungan. Bayi yang memiliki lingkungan yang aman dan nyaman untuk merangkak akan lebih termotivasi untuk melakukannya.
  • Stimulasi. Stimulasi yang tepat dapat membantu bayi untuk mencapai milestone tertentu lebih cepat.

Tips Membantu Bayi Agar Cepat Merangkak

Bayi belajar merangkak
Ilustrasi Bayi Merangkak (Foto: Pixabay)

Jika bayi Bunda belum merangkak di usia 8 bulan, Bunda dapat membantu merangsang perkembangannya dengan beberapa cara, antara lain:

1. Berikan banyak waktu tengkurap

Tummy time sangat penting untuk perkembangan otot bayi, termasuk otot-otot yang mereka butuhkan untuk merangkak. Berikan bayi bunda banyak waktu tengkurap setiap hari, dimulai sejak si kecil berusia 1 bulan. Mulailah dengan beberapa menit setiap hari dan tingkatkan secara bertahap hingga 30 menit atau lebih.

2. Rangsang bayi Anda untuk mengangkat tubuhnya

Saat bayi bayi tengkurap, angkat kepalanya dan dadanya dari lantai dengan lembut. Ini akan membantu mereka mengembangkan kekuatan yang mereka butuhkan untuk merangkak. bunda juga dapat meletakkan mainan di depan bayi Anda untuk mendorong mereka mengangkat kepala dan tubuhnya untuk meraihnya.

3. Beri contoh gerakan merangkak

Bayi belajar dengan meniru, jadi tunjukkan pada si Kecil bagaimana cara merangkak. Mulai dari berlutut di lantai dan tunjukkan cara gerakan merangkak. Bayi mungkin tidak segera menirunya, tetapi mereka akan mulai memahami gerakan yang bunda tunjukan

4. Pancing dengan mainan

Letakkan mainan favorit bayi beberapa meter di depan mereka dan dorong mereka untuk merangkak ke arahnya. Bunda juga dapat menyembunyikan mainan di bawah selimut atau di balik bantal dan biarkan bayi Bunda merangkak untuk menemukannya.

5. Pijat bayi

Memijat bayi dapat membantu mereka rileks dan koordinasi tubuh mereka. Pijat lembut kaki, lengan, punggung, dan perut bayi. Bunda juga dapat menggunakan minyak pijat bayi untuk membuat pijatan lebih menyenangkan.

6. Tidak bereaksi berlebihan ketika anak terjatuh

Penting untuk bunda agar tidak mendramatisir saat bayi terjatuh dalam proses merangkak. Pasalnya, reaksi berlebihan dapat menimbulkan ketakutan.

Itulah alasan kenapa bunda tidak perlu panik meskipun bayi 8 bulan belum bisa merangkak, semua bayi berkembang dengan kecepatannya masing-masing.

Jadi, jangan terlalu khawatir jika bayi tampak sedikit tertinggal dari anak seusianya. Namun, jika bayi berusia di atas 10 bulan dan tidak berusaha untuk merangkak atau melakukan gerakan lainnya, Bunda harus segera konsultasi dengan dokter anak untuk mengetahui apakah ada yang salah dengan si kecil.

 

Dapatkan update berita pilihan dan informasi unik setiap hari dari mamikita.com. Follow mamikita di Google News mamikita.com, kemudian ikuti dengan klik ikon agar bisa mendapatkan notifikasi setiap saat.

Panggil saya Dewi. I’m a Blogger and mother of my son - Aktif menulis tentang dunia parenting sejak usia remaja, Menulis adalah panggilan hati, Saat deretan kata menjadi media doa.

Artikel Terkait