Tips Mengajarkan Anak Menabung Sejak Dini

Anak Menabung Foto : Canva

Menabung adalah salah satu hal positif dan penting untuk dilakukan. Karenanya, mengajari anak untuk menabung sejak dini bisa menjadi pilihan yang baik untuk Mams lakukan. Selain bisa menanamkan perilaku hidup hemat, mengajari anak menabung juga bisa membantu anak untuk menjadi pribadi yang pandai mengelola keuangan.

Dalam perjalanan hidup, tentu tidak semua hal bisa berjalan dengan mulus. Termasuk juga dalam hal keuangan. Ada kalanya keuangan berjalan baik, ada pula saatnya keuangan terasa sulit. Dengan melatih anak menabung sejak dini, artinya Mams membekali kemampuan kepada anak untuk bekal dan pengelolaan keuangan anak di masa yang akan datang.

Cara Mengajarkan Anak Menabung Sejak Dini

Meski bukan hal yang asing lagi, tapi mengajari anak untuk menabung apalagi sejak dini, kadang juga bukan hal yang mudah ya, Mams? Apa mams pernah merasa kesulitan untuk melakukannya? Jika iya, Mams tidak perlu merasa khawatir. Simak tips mengajari anak menabung sejak dini di bawah ini yuk!

1. Kenalkan anak tentang konsep menabung

cara mengajari anak menabung
Ilustrasi Mengajarkan Anak Menabung Foto : Canva

Mams, mengajari anak untuk menabung sejak dini memang harus benar-benar dimulai dari nol ya. Anak tidak akan mau bahkan tidak akan bisa menabung jika mereka belum tau apa itu uang, dan mengapa mereka harus mulai menabungkan uang yang mereka punya.

Jadi, di langkah awal yang harus Mams lakukan adalah membuat anak paham tentang apa itu uang. Mams bisa memulainya dengan memberi penjelasan bahwa uang adalah alat tukar. Jika anak menginginkan sesuatu, maka harus ditukarkan dengan uang untuk bisa mendapatkannya.

Jangan gunakan penjelasan yang berbelit ya Mams, karena itu justru bisa membuat anak Mams bingung. Mams bisa gunakan bahasa yang sederhana dan memberikan contoh konkrit. “Uang adalah alat tukar. Misalkan, ade ingin makan permen, maka ada harus punya uang untuk bisa mendapatkan permen tersebut.”

Setelah anak mengetahui apa itu uang, Mams bisa lebih mudah untuk mengajarkan konsep menabung. Mams bisa jelaskan kepada anak bahwa menabung dapat membantu kita untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Cara yaitu dengan mengumpulkan uang tersebut sedikit demi sedikit. Ketika sudah terkumpul cukup banyak, maka bisa ditukar dengan sesuatu yang kita inginkan.

2. Latihan menabung sambil bermain

anak menabung
Anak Menabung Foto : Canva

Di usia anak yang masih belia, memperkenalkan konsep menabung bisa dilakukan ketika mereka sedang bermain juga loh mams. Mams bisa mengajak anak untuk bermain peran. Mams sebagai pedagang, dan anak sebagai pembeli.

Ketika anak membeli suatu barang dan mendapat uang kembalian, Mams bisa ajarkan bahwa uang kembalian tersebut bisa digunakan untuk menabung. Meski nilainya sedikit tidak masalah, dari yang sedikit itulah lama-lama bisa menjadi bukit. Mams bisa gunakan alat bantu seperti uang mainan agar anak bisa lebih menghayati dan paham dengan konsepnya ya.

3. Gunakan celengan

Anak-anak biasanya akan mudah tertarik kepada hal-hal yang menurut mereka bagus dan lucu. Untuk mulai memperkenalkan anak menabung, Mams bisa gunakan celengan dengan bentuk yang unik atau lucu ya Mams. Ajarkan kepada mereka, jika mereka mempunyai uang kembalian, bisa mereka masukan ke dalam celengan tersebut.

Atau ketika momen-momen tertentu seperti momen lebaran, biasanya anak memiliki uang lebih banyak yang mereka dapatkan dari para saudara. Mams bisa mengajarkan bahwa uang tersebut tidak boleh dihambur-hamburkan, tapi bisa ditabung atau dimasukkan ke dalam celengan agar bisa terkumpul lebih banyak dan bisa digunakan untuk keperluan yang lebih penting.

Nah, Itulah beberap tips yang bisa Mams ajarkan kepada si kecil untuk belajar menabung sejak usia dini, Semoga Bermanfaat!

Temukan Artikel Lainya di Google News

Dapatkan update berita pilihan dan informasi unik setiap hari dari mamikita.com. Follow mamikita di Google News mamikita.com, kemudian ikuti dengan klik ikon agar bisa mendapatkan notifikasi setiap saat.

Panggil saya Dewi. I’m a Blogger and mother of my son - Aktif menulis tentang dunia parenting sejak usia remaja, Menulis adalah panggilan hati, Saat deretan kata menjadi media doa.

Artikel Terkait