Apa hukum tidak bayar zakat fitrah? Ketika memasuki bulan Ramadhan maka kewajiban seorang muslim adalah melaksanakan puasa dan menunaikan zakat. Zakat adalah suatu kewajiban umat muslim yang memiliki harta.

Zakat fitrah ini dikeluarkan mulai dari awal Ramadhan hingga berakhirnya Ramadhan. Zakat fitrah ini wajib ditunaikan. Lalu bagaimana jika lupa membayar zakat fitrah? Apakah ada hukumnya jika lupa membayar zakat fitrah?

Berikut ini hukum tidak bayar zakat fitrah. Langsung saja simak ulasannya supaya anda tidak menjadi bingung.

Apa Hukum Tidak Bayar Zakat Fitrah?

Orang yang telah mendirikan shalat, berpuasa dan telah menunaikan ibadah haji, namun tidak mengeluarkan zakat maka Allah tidak akan menerima shalat, puasa dan ibadah hajinya. Sehingga ia perlu mengeluarkan zakat.

Sebab perkara ini saling berkaitan satu dengan lainnya. Allah tidak akan menerima dari setengah ibadah dari hambanya. Sehingga ia perlu menyempurnakan keseluruhannya. Seperti yang diriwayatkan dari Rasulullah SAW.

“Menahan hak zakat sesuatu harta adalah berdosa besar. Terdapat banyak firman dan hadits yang menyebutkan ancaman dan bantahan yang keras terhadap orang-orang yang tidak mengeluarkan zakat. Dikhawatirkan orang yang menahan zakat itu akan mati dalam su’ul khatimah dan dalam keadaan menyimpang dari ajaran agama Islam,” katanya.

Dijelaskan bawah mereka yang menahan zakat di dunia sebelum mati, seperti Qarun dan Bani Israil. Dalam QS. Fushshilat ayat 6-7 dijelaskan:

قُلْ اِنَّمَآ اَنَا۟ بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يُوْحٰىٓ اِلَيَّ اَنَّمَآ اِلٰهُكُمْ اِلٰهٌ وَّاحِدٌ فَاسْتَقِيْمُوْٓا اِلَيْهِ وَاسْتَغْفِرُوْهُ ۗوَوَيْلٌ لِّلْمُشْرِكِيْنَۙ الَّذِيْنَ لَا يُؤْتُوْنَ الزَّكٰوةَ وَهُمْ بِالْاٰخِرَةِ هُمْ كٰفِرُوْنَ

Artinya:

6. Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya aku hanyalah seorang manusia seperti kamu yang diwahyukan kepadaku bahwa Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa. Oleh sebab itu, tetaplah (dalam beribadah) dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Celakalah orang-orang yang mempersekutukan(-Nya),

7. (yaitu) orang-orang yang tidak menunaikan zakat dan mereka ingkar terhadap kehidupan akhirat.

Lalu dijelaskan kembali pada QS At-Taubah ayat 34-35.

۞ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنَّ كَثِيْرًا مِّنَ الْاَحْبَارِ وَالرُّهْبَانِ لَيَأْكُلُوْنَ اَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَيَصُدُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۗوَالَّذِيْنَ يَكْنِزُوْنَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُوْنَهَا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۙفَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ اَلِيْمٍۙ يَّوْمَ يُحْمٰى عَلَيْهَا فِيْ نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوٰى بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنُوْبُهُمْ وَظُهُوْرُهُمْۗ هٰذَا مَا كَنَزْتُمْ لِاَنْفُسِكُمْ فَذُوْقُوْا مَا كُنْتُمْ تَكْنِزُوْنَ

Artinya:

34. Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya banyak dari para rabi dan rahib benar-benar memakan harta manusia dengan batil serta memalingkan (manusia) dari jalan Allah. Orang-orang yang menyimpan emas dan perak, tetapi tidak menginfakkannya di jalan Allah, berikanlah kabar ‘gembira’ kepada mereka (bahwa mereka akan mendapat) azab yang pedih.

35. Pada hari ketika (emas dan perak) itu dipanaskan dalam neraka Jahanam lalu disetrikakan (pada) dahi, lambung, dan punggung mereka (seraya dikatakan), “Inilah apa (harta) yang dahulu kamu simpan untuk dirimu sendiri (tidak diinfakkan). Maka, rasakanlah (akibat dari) apa yang selama ini kamu simpan.”

Lalu apa hukum tidak bayar zakat fitrah? Maka berdosa besar baginya yang tidak membayarkan zakat. Zakat fitrah ini bertujuan untuk mensucikan jiwa dan membersihkan harta. Bahkan zakat fitrah ini masuk ke dalam rukun Islam yang keempat.

Sehingga wajib di imani oleh seluruh umat Islam. Segala rukun Islam yang ada perlu dijalankan dengan baik. Utamanya menunaikan zakat. Berdosa untukmu yang mampu dan memiliki harta tetapi tidak dikeluarkan untuknya berzakat.

Jadi sekarang sudah paham apa hukum tidak bayar zakat fitrah? Sebagai umat Islam yang taat wajiblah melaksanakan kewajiban kita sebagai hamba Allah SWT yang taat. Jangan menunda untuk menunaikan zakat fitrah yang diwajibkan bagimu untuk dikeluarkan.