5 Resep MPASI Ikan Gabus untuk Bayi 6 Bulan, Enak dan Bergizi

Resep MPASI Ikan Gabus untuk Bayi 6 Bulan

Ada banyak ide resep MPASI ikan gabus untuk bayi 6 bulan yang bisa bunda coba buat sendiri di rumah.

Ikan gabus adalah salah satu jenis ikan yang bagus untuk MPASI, karena mengandung protein, omega-3, kalsium, dan mineral yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Ikan gabus juga memiliki daging yang lembut dan mudah dicerna, sehingga cocok untuk dijadikan sebagai bahan MPASI.

Selain itu, ikan gabus juga dapat membantu menambah berat badan, memperkuat tulang dan gigi, mendukung perkembangan otak, menambah energi, menjaga kesehatan mata, dan membantu proses penyembuhan luka pada bayi

Resep MPASI Ikan Gabus

Ada banyak cara untuk mengolah ikan gabus menjadi MPASI yang lezat dan bergizi untuk bayi 6 bulan. Berikut adalah beberapa resep MPASI ikan gabus yang bisa bunda coba di rumah.

1. Bubur Kentang Ikan Gabus

Bubur Kentang Ikan Gabus
Bubur Kentang Ikan Gabus

Bahan-bahan:

  • 100 gram ikan gabus, bersihkan dan potong-potong
  • 2 buah kentang, kupas dan potong dadu
  • 1 buah tahu, potong dadu
  • 2 butir telur puyuh, rebus dan kupas
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 siung bawang merah, cincang halus
  • 1/4 buah bawang bombai, cincang halus
  • 100 ml santan
  • 500 ml air
  • Garam, gula, dan merica secukupnya

Cara membuat:

  • Rebus ikan gabus hingga matang, lalu angkat dan suwir-suwir dagingnya. Sisihkan.
  • Tumis bawang putih, bawang merah, dan bawang bombai hingga harum. Masukkan ikan gabus dan kentang, aduk rata.
  • Tuang air dan santan, masak hingga mendidih. Bumbui dengan garam, gula, dan merica sesuai selera.
  • Masukkan tahu dan telur puyuh, masak hingga semua bahan matang dan empuk.
  • Blender atau haluskan bubur sesuai tekstur yang diinginkan. Sajikan hangat untuk bayi.

2. Bubur Nasi Bayam Ikan Gabus

Bubur Nasi Bayam Ikan Gabus
Bubur Nasi Bayam Ikan Gabus

Bahan-bahan:

  • 100 gram ikan gabus, bersihkan dan potong-potong
  • 50 gram beras, cuci bersih
  • 50 gram bayam, cuci bersih dan potong-potong
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 500 ml air
  • Garam, gula, dan merica secukupnya

Cara membuat:

  • Rebus ikan gabus hingga matang, lalu angkat dan suwir-suwir dagingnya. Sisihkan.
  • Rebus beras dengan air hingga setengah matang, lalu masukkan ikan gabus dan bawang putih. Aduk rata dan masak hingga beras empuk.
  • Masukkan bayam, bumbui dengan garam, gula, dan merica sesuai selera. Masak hingga bayam layu dan bubur mengental.
  • Blender atau haluskan bubur sesuai tekstur yang diinginkan. Sajikan hangat untuk bayi.

3. Ikan Gabus Kuah Kuning

Ikan Gabus Kuah Kuning
Ikan Gabus Kuah Kuning

Bahan-bahan:

  • 100 gram ikan gabus, bersihkan dan potong-potong
  • 1 buah tomat, potong-potong
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 1/2 sdt kunyit bubuk
  • 1/4 sdt ketumbar bubuk
  • 1/4 sdt kemiri bubuk
  • 500 ml air
  • Garam, gula, dan merica secukupnya

Cara membuat:

  • Rebus ikan gabus hingga matang, lalu angkat dan tiriskan. Sisihkan.
  • Tumis bawang putih hingga harum, lalu masukkan kunyit, ketumbar, dan kemiri. Aduk rata hingga tercium aroma bumbu.
  • Tuang air dan masak hingga mendidih. Masukkan ikan gabus dan tomat, bumbui dengan garam, gula, dan merica sesuai selera. Masak hingga semua bahan matang dan kuah mengental.
  • Blender atau haluskan kuah sesuai tekstur yang diinginkan. Sajikan hangat untuk bayi.

4. Bubur Labu Tempe Ikan Gabus

Bubur Labu Tempe Ikan Gabus

Bahan-bahan:

  • 100 gram ikan gabus, bersihkan dan potong-potong
  • 50 gram beras, cuci bersih
  • 100 gram labu kuning, kupas dan potong dadu
  • 50 gram tempe, potong dadu
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 lembar daun salam
  • 500 ml air
  • Garam, gula, dan merica secukupnya

Cara membuat:

  • Rebus ikan gabus hingga matang, lalu angkat dan suwir-suwir dagingnya. Sisihkan.
  • Rebus beras dengan air, bawang putih, dan daun salam hingga setengah matang, lalu masukkan ikan gabus, labu kuning, dan tempe. Aduk rata dan masak hingga beras empuk.
  • Bumbui dengan garam, gula, dan merica sesuai selera. Masak hingga semua bahan matang dan bubur mengental.
  • Blender atau haluskan bubur sesuai tekstur yang diinginkan. Sajikan hangat untuk bayi.

5. Bubur Singkong Ikan Gabus

Bubur Singkong Ikan Gabus
Bubur Singkong Ikan Gabus

Bahan-bahan:

  • 100 gram ikan gabus, bersihkan dan potong-potong
  • 100 gram singkong, kupas dan potong dadu
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 500 ml air
  • Garam, gula, dan merica secukupnya

Cara membuat:

  • Rebus ikan gabus hingga matang, lalu angkat dan suwir-suwir dagingnya. Sisihkan.
  • Rebus singkong dengan air dan bawang putih hingga empuk, lalu masukkan ikan gabus. Aduk rata dan masak hingga singkong hancur.
  • Bumbui dengan garam, gula, dan merica sesuai selera. Masak hingga bubur mengental.
  • Blender atau haluskan bubur sesuai tekstur yang diinginkan. Sajikan hangat untuk bayi.

Tips Memasak Ikan Gabus untuk MPASI

  • Pastikan ikan gabus yang digunakan sudah matang dengan sempurna dan tidak ada duri yang tertinggal.
  • Haluskan bahan-bahan MPASI sesuai dengan tekstur yang sesuai dengan kemampuan makan bayi.
  • Berikan MPASI ikan gabus kepada bayi 1-2 kali seminggu.
  • Konsultasikan dengan dokter anak jika bayi memiliki alergi terhadap ikan gabus.

Manfaat Ikan Gabus untuk Bayi

  • Kaya akan protein dan albumin yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi.
  • Mengandung omega-3 dan omega-6 yang baik untuk perkembangan otak dan mata bayi.
  • Memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang lezat, sehingga mudah diterima oleh bayi.
  • Membantu meningkatkan nafsu makan bayi.
  • Memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi.

Itulah resep MPASI ikan gabus untuk bayi 6 bulan yang bisa bunda coba buat sendiri di rumah. Semoga bermanfaat

Dapatkan update berita pilihan dan informasi unik setiap hari dari mamikita.com. Follow mamikita di Google News mamikita.com, kemudian ikuti dengan klik ikon agar bisa mendapatkan notifikasi setiap saat.

Panggil saya Dewi. I’m a Blogger and mother of my son - Aktif menulis tentang dunia parenting sejak usia remaja, Menulis adalah panggilan hati, Saat deretan kata menjadi media doa.

Artikel Terkait