USG 4d Janin 9 Minggu Bisa Lihat Perkembangan Janin Apa Saja?

Bunda masih ragu-ragu ingin mencoba tes USG 4d janin 9 minggu karena takut belum waktunya? Kapan sih sebenarnya ibu hamil sudah bisa tes USG 4d?

Lantas perkembangan apa saja yang ditunjukkan janin 9 minggu melalui USG 4d? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini

Apa Itu USG 4D?

USG 4D janin 9 minggu

Sebelumnya, mungkin ada yang belum tahu tentang apa itu USG 4D. Jadi, USG atau ultrasonography adalah prosedur pemeriksaan yang menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi.

Selain USG 4D, bunda mungkin juga pernah mendengar istilah USG 3D. Sebetulnya, keduanya hampir sama kok. Bedanya hanya terletak pada tampilannya dimana USG 4D bisa bergerak seperti video.

Kelebihan USG 4D Dibandingkan yang Lainnya

Pemeriksaan USG 4D banyak dipilih ibu hamil karena terbukti punya banyak kelebihan seperti diantaranya adalah:

  • Dapat memperlihatkan gerakan janin sejak usia 7 minggu sehingga dokter bisa menilai fungsi saraf dan otak bayi lebih cepat
  • Mampu merekam bagian tubuh janin lebih detail
  • Bisa menciptakan bonding saat bunda atau ayah melihat visualisasi janin yang masih dalam kandungan
  • Dapat digunakan sebagai panduan CVS untuk mendeteksi adanya kelainan genetik pada janin

Selain itu, USG 4D juga mempunyai tampilan lebih jelas dan real time dengan tingkat akurasi tinggi sehingga dianggap lebih kredibel.

Mau mencoba tes USG 4d janin 9 minggu, namun masih ragu? Sekarang, bunda bisa lebih yakin untuk melakukannya.

Pasalnya, USG 4d bisa dilakukan kapan saja, tidak bergantung berapa usia kandungan bunda. Namun, demi efisiensi dana, ada baiknya pertimbangkan untuk melakukannya pada saat usia janin menginjak trimester ketiga.

Sebab, pada saat itu sebagian besar organ janin sudah terbentuk, bahkan sudah berwujud menyerupai bayi.

Satu lagi, USG 4D juga tidak wajib dilakukan bunda. WHO sendiri hanya menganjurkan ibu hamil melakukan minimal 1 kali USG apa saja, selama 9 bulan mengandung.

Apa Saja Perkembangan yang Terlihat Dari USG 4D Janin 9 Minggu?

USG 4D janin 9 minggu

Melakukan pemeriksaan USG 4D janin 9 minggu, bisa menjadi hal menyenangkan bagi bunda. Hal tersebut karena, dari pemeriksaan ini bunda dapat melihat perkembangan si kecil diantaranya seperti:

1. Wajah Bayi Mulai Terlihat

USG 4D di fase kehamilan 9 minggu dapat memberikan banyak informasi bagi bunda. Seperti ukuran janin yang kira-kira memiliki panjang 2,5 – 3 cm. Nanti, akan terlihat pada layar monitor, janin bunda mirip buah ceri atau anggur.

Selain itu, USG 4d di usia kehamilan 9 minggu juga memperlihatkan wajah bayi bunda. Mulai dari bibir, kelopak mata, dan hidung. Bahkan, siku, jari dan lutut juga bisa dilihat melalui layar monitor USG 4D.

2. Jantung Bayi Berkembang

Di usia 9 minggu, 4 ruang pada jantung bayi mulai terbentuk. Selain itu, perkembangan detak jantung janin di usia ini juga sudah sangat baik.

Bunda bisa mendengar detak jantung si kecil melalui USG 4D saat pemeriksaan ke dokter kandungan.

Namun, jika misalnya bunda masih belum bisa mendengar detak jantung si kecil jangan buru-buru panik. Ini bisa terjadi karena janin memunggungi alat USG, sehingga membuat detak jantungnya sulit terdeteksi.

3. Gerakan Bayi Mulai Aktif

Pada awal minggu ke-9 gerakan janin dalam perut bunda akan mulai terjadi, karena otot mereka sudah tumbuh.

Janin secara spontan akan bergerak mengelilingi rahim, dan gerakan ini tentu tidak bisa bunda lihat langsung. Jalan satu-satunya adalah dengan melakukan USG 4D.

Selain itu, dengan USG 4d janin 9 minggu, bunda juga melihat beberapa organ tubuh si kecil, seperti otak, hati, jantung, dan paru-paru.

Kesimpulannya, USG 4D janin 9 minggu aman dilakukan para ibu hamil. Dengan pemeriksaan USG 4D, bunda bisa lebih tahu perkembangan janin sehingga lebih tenang menanti persalinan.

Dapatkan update berita pilihan dan informasi unik setiap hari dari mamikita.com. Follow mamikita di Google News mamikita.com, kemudian ikuti dengan klik ikon agar bisa mendapatkan notifikasi setiap saat.

I’m ARMY and K-pop addict yang concern menulis artikel sejak 2011. Menulis adalah penyampaian abadi, jadi buat ia berkesan tanpa ada kesalahan di dalamnya.

Artikel Terkait