Catat! Ini 7 Syarat Wajib Puasa yang Harus Dipenuhi Sebagai Seorang Muslim


Gaya HidupBagi sebagian pasangan, mendapatkan dua garis pada alat tes kehamilan mungkin menjadi perjalanan yang relatif singkat. Namun, bagi pasangan lainnya, perjalanan tersebut dapat berlangsung lebih panjang dan membutuhkan konsultasi, pemeriksaan kesuburan, hingga program kehamilan yang disesuaikan dengan kondisi medis. Salah satu pengalaman tersebut datang dari seorang pasien yang menjalani program hamil di KMNC (Kosambi Maternal […]
Gaya HidupMemantau tumbuh kembang anak bukan hanya tentang melihat pertambahan berat badan dan tinggi badan. Seiring bertambahnya usia, orang tua juga perlu memperhatikan perkembangan kemampuan anak, mulai dari motorik, bahasa dan komunikasi, kemampuan belajar, hingga interaksi sosial dan emosional. Pemantauan tumbuh kembang secara berkala dapat membantu orang tua mengetahui perkembangan anak sesuai tahapan usianya. Pemeriksaan juga […]
Gaya HidupKhitan atau sunat merupakan prosedur yang umum dilakukan pada anak laki-laki di Indonesia, baik karena alasan agama dan budaya maupun pertimbangan kesehatan. Bagi orang tua, memilih tempat khitan tidak hanya berkaitan dengan harga dan metode yang digunakan, tetapi juga keamanan prosedur, kompetensi tenaga medis, fasilitas, serta perawatan setelah tindakan. Secara medis, khitan atau sirkumsisi merupakan […]
Untuk mendapatkan pahala yang lebih besar di bulan Ramadhan, seorang muslim harus mengetahui tentang syarat wajib puasa yang harus dipenuhi.
Bukan tanpa alasan, namun hal ini sebagai kewajiban untuk mendapatkan ganjaran dan amalan yang lebih baik. Lantas apa saja syarat wajib puasa?
Berikut penjelasan lengkap mengenai 7 syarat wajib puasa yang harus dipenuhi:

Ini adalah syarat pertama dan mutlak yang harus dipenuhi. Karena hanya orang yang beragama Islam yang diwajibkan untuk berpuasa.
Hal ini berdasarkan firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 183 yang berbunyi:
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu menjadi orang yang bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)
Syarat wajib puasa yang kedua adalah sudah akil baligh bagi perempuan maupun laki-laki.
Dimana tanda baligh bagi laki-laki adalah mimpi basah atau keluarnya mani, sedangkan bagi perempuan adalah haid (menstruasi).
Akil baligh sebagai syarat wajib puasa ini berdasar pada hadis Nabi Muhammad SAW yang berbunyi:
“Diwajibkan puasa dan shalat (atas) anak yang sudah mimpi basah dari anak laki-laki dan anak perempuan.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Orang gila atau Orang Dengan Gangguan Jiwa atau ODGJ adalah golongan yang tidak diwajibkan untuk puasa.
Hal ini karena mereka tidak mampu memahami serta melaksanakan kewajiban puasa dalam keadaan sadar.

Orang yang sedang sakit dan tidak mampu berpuasa karena sakitnya dibolehkan untuk tidak berpuasa.
Namun di kemudian hari mereka harus mengganti puasa sesuai dengan jumlah saat ia tidak puasa Ramadhan.
Hal ini berdasarkan firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 184:
“Dan (diwajibkan puasa) atas orang-orang yang sakit atau dalam perjalanan (mereka wajib mengqadha) yaitu mengganti (puasa) pada hari-hari yang lain.” (QS. Al-Baqarah: 184)
Seseorang yang tidak mampu berpuasa karena alasan tertentu seperti sedang dalam perjalanan jauh (musafir) atau hamil dan menyusui, dibolehkan untuk tidak berpuasa.
Namun sama seperti sebelumnya, mereka harus menggantinya di hari lain di luar bulan Ramadhan.
Khusus bagi perempuan, tidak diwajibkan untuk puasa jika dalam keadaan menstruasi atau haid.
Selain itu, jika masih dalam keadaan nifas wanita juga belum boleh untuk puasa. Dan meskipun tak boleh puasa, bunda masih tetap diwajibkan untuk membayar fidyah atau hutang puasa.
Hal ini berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW:
“Telah diwajibkan puasa atas umatku kecuali atas wanita yang haid dan musafir.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Seseorang yang bepergian jauh (musafir) dibolehkan untuk tidak berpuasa. Namun, mereka harus menggantinya di hari lain di luar bulan Ramadhan. Hal ini berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW:
“Telah dihapuskan puasa atas orang yang musafir dan wanita yang haid.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Demikian penjelasan tentang syarat wajib puasa yang harus dipenuhi dan bisa menjadi pembelajaran untuk kita semua. Semoga bermanfaat.