Beberapa waktu lalu atau tepatnya pada Senin (26/02/2024, artis cantik Sheila Marcia umumkan kelahiran anak ke lima dengan nama Abraham Jared Joseph. Tepat pada momen kelahiran sang bayi, istri dari Dimas Akira tersebut juga umumkan akan stop punya anak dengan melakukan prosedur operasi tubektomi.

Terlepas dari keputusan Sheila Marcia untuk stop memiliki momongan, sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan operasi tubektomi? Bagaimana prosedurnya dan apa saja resikonya? Mari kita simak bersama.

Mengenal Prosedur Operasi Tubektomi

 prosedur operasi tubektomi

Tubektomi sendiri merupakan prosedur pembedahan untuk memotong atau mengikat tuba falopi yaitu saluran yang membawa sel telur dari ovarium ke rahim.

Dalam dunia kesehatan, prosedur ini merupakan metode kontrasepsi permanen yang sangat efektif untuk mencegah kehamilan.

Prosedur tubektomi ini biasa dilakukan bunda yang mengalami beberapa faktor resiko kehamilan, tak ingin lagi tambah momongan hingga menolak untuk menggunakan alat kontrasepsi lain.

Manfaat Prosedur Operasi Tubektomi

Dalam beberapa tahun terakhir, tubektomi dipilih sebagai prosedur pencegahan kehamilan dengan beberapa manfaat sebagai berikut:

1. Efektivitas Tubektomi Jauh Lebih Tinggi

Menurut penelitian, prosedur operasi tubektomi 99%jauh efektif dalam mencegah kehamilan ketimbang metode kontrasepsi lain seperti pil KB, kondom, atau IUD.

Jika sudah melakukan prosedur ini, ayah dan bunda juga tak perlu lagi menggunakan pil atau menggunakan kondom setiap kali berhubungan seks. Ini karena tubektomi menawarkan hasil yang permanen.

2. Dapat Mencegah Kanker Ovarium

Selain dapat mencegah kehamilan secara permanen, tubektomi ternyata juga dapat mencegah risiko kanker ovarium pada wanita.

Ini karena operasi tubektomi bakal memutus jalur sel telur dari ovarium ke rahim sehingga sel telur tidak lagi mencapai permukaan ovarium.

Selain itu, tubektomi juga bisa menghentikan ovulasi yang kemudian dapat meminimalisir terjadinya peradangan kronis pada ovarium

3. Meningkatkan Kesehatan Mental

 prosedur operasi tubektomi

Manfaat lain dari tubektomi adalah dapat meningkatkan kesehatan mental dan mengurangi stres.

Hal ini terjadi karena bunda tak lagi pusing soal kontrasepsi atau metode pencegahan kehamilan karena sudah menggunakan prosedur tubektomi.

4. Meningkatkan Keintiman

Karena tak lagi khawatir soal kehamilan, ayah dan bunda jadi bisa lebih fokus menikmati aktivitas seksual dan fokus pada keintiman.

Selain itu, ayah dan bunda juga bisa lebih fokus dalam merawat dan memberikan kasih sayang ke anak.

5. Meningkatkan Kualitas Hidup

Terakhir, tubektomi dapat membantu meningkatkan kualitas hidup dengan memberikan kontrol atas reproduksi mereka.

Selain itu, ayah dan bunda juga akan sedikit tertolong dari segi ekonomi terlebih jika sebelumnya sudah memiliki anak lebih dari dua.

Risiko dan Efek Samping Prosedur Operasi Tubektomi

prosedur operasi tubektomi

Meskipun dianggap sebagai prosedur kontrasepsi terbaik, namun tubektomi rupanya juga memiliki beberapa resiko seperti:

  • Kerusakan pada usus, kandung kemih, atau pembuluh darah utama
  • Adanya reaksi dari anestesi
  • Penyembuhan luka dan infeksi yang tidak sesuai
  • Nyeri tak kunjung sembuh
    Pendarahan
  • Kehamilan jika operasi tidak berhasil

Tak hanya itu, prosedur tubektomi juga berisiko untuk alami efek samping seperti:Nyeri dan kram perut hebat

  • Pusing
  • Kelelahan yang teramat sangat
  • Perut kembung
  • Bahu mudah sakit atau nyeri

Risiko dan efek samping tubektomi sebenarnya tak perlu bunda pikirkan karena dibandingkan yang lain, tindakan ini justru yang paling aman.

Selain itu, pasca operasi tubektomi bunda juga tidak akan mengalami beberapa perubahan bentuk tubuh maupun kondisi kulit karena tidak mempengaruhi hormon.

Nah, itulah penjelasan tentang prosedur operasi tubektomi sebagai cara untuk mencegah kehamilan secara permanen. Sebelum melakukan tindakan ini, pastikan ayah dan bunda sudah memikirkan risiko dan dampaknya secara matang ya.