Mudah dan Menyenangkan, Ini Olahraga Ringan Untuk Ibu Hamil Trimester 3!

Masuk trimester 3 kehamilan, gerakan bunda akan terasa sangat terbatas. Bisa juga sudah mulai takut untuk beraktivitas berat, seperti olahraga. Padahal, ada olahraga ringan untuk ibu hamil trimester 3 yang aman lho.

Penting untuk diketahui, olahraga justru sangat penting bagi ibu hamil. Khususnya bunda yang masuk trimester 3, karena olahraga bisa mempermudah menghadapi proses persalinan.

Selain itu, bunda yang rajin olahraga rata-rata memiliki ketahanan tubuh yang kuat setelah melahirkan, sehingga tidak mudah sakit. Hanya saja, tentu tidak semua olahraga bisa dilakukan oleh ibu hamil trimester 3.

Olahraga Ringan Untuk Ibu Hamil Trimester 3

Olahraga Ringan Untuk Ibu Hamil Trimester 3!

Nah, biar tetap aktif selama hamil, bunda bisa mencoba olahraga ringan untuk ibu hamil trimester 3 dibawah ini

1. Yoga

Pilihan olahraga pertama adalah Yoga. Bunda yang sudah masuk usia trimester ke 3 kehamilan bisa mencoba melakukan Yoga karena punya banyak manfaat.

Pertama, Yoga dipercaya mampu membantu bunda mempersiapkan fisik dan mental dalam menghadapi persalinan. Selain itu, Yoga juga sangat efektif dalam melancarkan persalinan.

Apalagi sekarang sudah ada yang namanya prenatal Yoga khusus untuk ibu hamil. Gerakan prenatal Yoga untuk menyiapkan proses persalinan seperti easy pose, merangkak, squat pose, tailor pose, serta mengangkat panggul.

2. Jalan Santai

Ada lagi jenis olahraga ringan untuk ibu hamil trimester 3 yang paling aman adalah jalan santai. Ini adalah olahraga yang paling mudah dilakukan ibu hamil terutama sudah memasuki trimester akhir.

Saat jalan santai, usahakan postur tubuh selalu tegak. Selain itu, jaga supaya pandangan selalu ke depan.

Manfaat jalan santai seperti ini adalah mempermudah bunda dalam menyeimbangkan tubuh. Bahkan, olahraga ringan tersebut juga mampu meningkatkan stamina sekaligus memperkuat otot panggul.

Perlu diperhatikan saat jalan santai adalah selalu gunakan alas kaki dan pakaian yang nyaman. Jika bunda sudah merasa lelah, harus segera beristirahat, tidak boleh memaksakan diri.

3. Berenang

Olahraga Ringan Untuk Ibu Hamil Trimester 3!

Bunda juga boleh kok berenang walaupun sudah masuk trimester 3 kehamilan. Pasalnya, dengan berenang dapat mengurangi rasa pegal yang dirasakan ibu hamil, seperti area kaki, pinggang, dan lengan.

Bunda bisa mencoba berenang di pagi atau sore hari. Untuk waktunya, boleh 30 menit saja supaya tidak sampai terjadi perubahan suhu perut.

Bunda boleh berenang gaya dada atau punggung, yang penting santai dan tidak terlalu memaksakan diri.

4. Kegel

Latihan kegel bisa menjadi pilihan olahraga ringan untuk ibu hamil trimester 3 lainnya. Keel ini punya banyak manfaat untuk tubuh lho.

Contohnya seperti melatih otot dasar panggul, hingga mencegah kondisi sering kencing saat perut mulai membesar.
Apalagi, olahraga kegel bisa dilakukan sewaktu-waktu.

Bunda boleh mulai latihan kegel dengan cara berpura-pura ingin kencing, tahan urine sebentar, kemudian kendorkan otot panggul.

5. Latihan Kekuatan

Siapa bilang ibu hamil tua tidak boleh mencoba latihan kekuatan? Justru latihan kekuatan dipercaya mampu menjaga kebugaran selama trimester akhir kehamilan.

Dengan catatan, bunda harus pilih gerakan yang aman. Contohnya lunges, squate, arm lift, atau leg lift. Semua gerakan tersebut cukup efektif dalam mengencangkan otot saat hamil.

Apabila bunda masih kurang percaya diri untuk melakukan sendiri, tidak ada salahnya menyewa pelatih pribadi. Biasanya, mereka punya panduan dan ketrampilan khusus sebagai pendamping ibu hamil, sehingga bunda semakin aman.

Itu dia tadi macam-macam olahraga ringan untuk ibu hamil trimester 3. Faktanya, bunda masih boleh kok berolahraga walaupun sedang hamil tua. Hanya saja, selalu pastikan istirahat sebelum merasa lelah dan tidak terlalu memaksakan diri.

Dapatkan update berita pilihan dan informasi unik setiap hari dari mamikita.com. Follow mamikita di Google News mamikita.com, kemudian ikuti dengan klik ikon agar bisa mendapatkan notifikasi setiap saat.

I’m ARMY and K-pop addict yang concern menulis artikel sejak 2011. Menulis adalah penyampaian abadi, jadi buat ia berkesan tanpa ada kesalahan di dalamnya.

Artikel Terkait