Inilah 5 Jenis Pisang Terbaik Untuk Bayi, Bisa Jadi Menu Pendamping MPASI

Sudah yakin ingin memberikan pisang untuk si kecil yang baru belajar MPASI? Tunggu sebentar bunda, kenali dulu beberapa jenis pisang terbaik untuk bayi.

Pasalnya, tidak semua jenis pisang cocok lho bunda untuk bayi 6 bulan ke atas. Wah, jadi bingung kan?

Tenang, seperti biasa mamakita.com akan memberikan edukasi terkait parenting salah satunya rekomendasi pisang yang cocok untuk bayi.

Dengan rekomendasi ini, semiiga bunda bisa lebih tenang untuk mmberika si kecil malkana jendampin MPASI salah satunya pisang.

Jenis Pisang Terbaik Untuk Bayi 6 Keatas

jenis pisang terbaik untuk bayi

Pisang adalah jenis buah yang kaya akan antioksidan dan serat yang berguna bagi tubuh si kecil.

Belum lagi ada vitamin C, Vitamin B6, kalium, magnesium, mangan, karbohidrat, hingga protein yang memang dibutuhkan bayi. Seperti beberapa rekomendasi jenis pisang terbaik untuk bayi di bawah ini.

1. Pisang Ambon

Siapa yang tidak tahu jenis pisang yang satu ini? Bunda mungkin suka mengkonsumsi buah pisang ambon sesekali.

Ternyata, pisang ambon selain favorit orang dewasa, juga boleh diberikan oleh anak bayi lho.

Pasalnya, pisang Ambon dikenal punya tekstur yang lembut. Cocok untuk pencernaan bayi di bawah 1 tahun yang tergolong masih belum terlalu sempurna.

Bunda bisa memberikan pisang ambon pada si kecil dengan lebih dulu mengerok bagian daging buahnya.

Manfaatnya banyak bunda, mulai dari memperlancar metabolisme karena kandungan kalium di dalamnya. Sampai berguna untuk menambah sumber energi, membantu sistem pencernaan, dan masih banyak lagi.

2. Pisang Emas

Kalau merasa masih sulit menemukan pisang ambon, bunda boleh coba berikan pisang emas untuk si kecil.

Kandungan didalamnya cukup lengkap demi mendukung kesehatan si kecil. Contohnya seperti mineral, vitamin, hingga karbohidrat.

Jika bayi bunda sudah siap dengan MPASI, pisang emas adalah pilihan terbaik khususnya demi mendukung pencernaannya.

Menariknya lagi selain memiliki ukuran yang relatif kecil, pisang emas juga dikenal sangat manis. Hal tersebut tentu dapat mempermudah bunda dalam mengenalkan rasa lewat lidah si kecil, sekaligus menguatkan tulangnya.

3. Pisang Kepok

jenis pisang terbaik untuk bayi

Pisang kepok memang punya tekstur yang agak keras jika dibandingkan dengan jenis pisang lainnya. Namun, bunda tenang saja karena masih tergolong lembut kok, sehingga aman dikonsumsi bayi 6 bulan.

Bunda hanya perlu mengukusnya dulu sehingga menjadi lebih empuk. Bisa juga dengan menghaluskan daging buahnya sebelum diberikan pada si kecil.

Di balik itu semua, pisang kepok punya manfaat tersendiri untuk bayi. Salah satunya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh mereka, jadi tidak mudah sakit.

4. Pisang Susu

Kandungan pisang susu hampir mirip dengan pisang emas. Terdapat mineral, karbohidrat, vitamin, hingga serat untuk mendukung perkembangan bayi.

Untuk tekstur, pisang susu juga lembut dengan ukuran buah yang terbilang kecil. Oleh karena itu, cocok untuk bayi yang baru belajar mengunyah tanpa menggunakan gigi.

Ada banyak manfaat pisang susu yaitu melancarkan metabolisme, sebagai sumber energi, membantu pencernaan, hingga membantu tumbuh kembang si kecil.

5. Pisang Cavendish

Pisang Cavendish ini termasuk jenis pisang terbaik untuk bayi yang dibudidayakan dengan kultur jaringan, serta sudah terkenal di seluruh dunia.

Secara fisik, pisang Cavendish ini punya kulit yang mulus dan warna cerah. Sementara untuk rasanya cenderung manis dan enak saat dimakan.

Bunda bisa memberikannya pada si kecil ketika sudah mulai masuk 6 bulan. Walaupun harganya cukup mahal karena termasuk buah impor.

Itu dia tadi jenis pisang terbaik untuk bayi setelah memasuki usia 6 bulan ke atas. Tidak ada salahnya bunda memilih pisang sebagai MPASI. Namun tetap harus pilih jenis pisang yang tepat supaya memberikan hasil terbaik.

Dapatkan update berita pilihan dan informasi unik setiap hari dari mamikita.com. Follow mamikita di Google News mamikita.com, kemudian ikuti dengan klik ikon agar bisa mendapatkan notifikasi setiap saat.

I’m ARMY and K-pop addict yang concern menulis artikel sejak 2011. Menulis adalah penyampaian abadi, jadi buat ia berkesan tanpa ada kesalahan di dalamnya.

Artikel Terkait