Bagaimana mengetahui apakah kondisi seseorang demam atau tidak? Tentu saja dengan cara mengukur suhu tubuh masing-masing dengan alat bernama termometer.

Menurut modul biometrik yang dibuat oleh Kementrian Kesehatan, suhu tubuh seseorang dan lainnya cenderung berbeda-beda setiap hari, tergantung kondisi tubuh dan lingkungan.

Bagaimana mengukur suhu tubuh yang benar? Penjelasan di bawah ini mungkin bisa sedikit membantu:

Berapa Suhu Tubuh Seseorang Dikatakan Normal?

Cara Mengukur Suhu Tubuh

Sebelumnya mungkin ada yang belum tahu berapa suhu tubuh seseorang dikatakan normal? Faktanya, saat berada di kisaran 36,5 derajat celcius hingga 37,5 derajat celcius, suhu tubuh seseorang bisa dikategorikan normal.

Sementara seseorang diketahui sedang demam ketika suhu tubuhnya mencapai 38 derajat celcius atau lebih. Untuk mengetahuinya, perlu dilakukan pengukuran suhu tubuh agar hasilnya akurat.

Cara Mengukur Suhu Tubuh

Ada banyak cara mengukur suhu tubuh tergantung lokasi pengukuran. Ada yang dari mulut, ketiak atau aksila, bahkan anus. Masing-masing penjelasannya akan dibahas di bawah ini:

1. Mengukur Suhu Tubuh Dari Mulut

Untuk mengukur suhu tubuh dari mulut, atau biasa disebut oral bisa menggunakan termometer air raksa atau digital dengan langkah-langkah seperti:

  • Bersihkan tangan bisa menggunakan air mengalir + sabun atau hand sanitizer
  • Tempatkan termometer di bagian bawah lidah persis pada tengah rahang bawah
  • Tutup rapat bibir bawah dan atas, tahan termometer namun jangan digigit
  • Biarkan termometer bekerja selama 2-3 menit atau sinyal terdengar untuk termometer digital
  • Baca hasil pengukuran suhu tubuh, bila perlu catat

Setelah itu, bersihkan kembali termometer supaya steril lalu turunkan tingkat air raksa atau reset ulang suhu jika menggunakan termometer digital.

2. Mengukur Suhu Tubuh Dari Ketiak

Cara Mengukur Suhu Tubuh

Selain dari mulut, mengukur suhu tubuh pakai termometer juga bisa dilakukan dari ketiak, caranya adalah sebagai berikut:

  • Cuci tangan dengan sabun + air mengalir sampai bersih atau bisa menggunakan hand sanitizer
  • Atur posisi yang mau diukur suhu tubuhnya supaya lebih nyaman yaitu bisa duduk atau berbaring dalam posisi terlentang
  • Letakkan termometer di tengah ketiak, turunkan lengan lalu silangkan agar ketiak kembali rapat
  • Tunggu termometer bekerja 5-10 menit untuk termometer air raksa, atau sampai terdengar bunyi sinyal pada termometer digital
  • Jika sudah, keluarkan termometer dengan hati-hati
    P
  • Baca atau catat hasil pengukuran suhu tubuh

Sama dengan sebelumnya, jika sudah melihat hasilnya bisa langsung bersihkan termometer agar tetap steril. Lanjut turunkan suhu termometer air raksa atau reset ulang suhu pada termometer digital.

3. Mengukur Suhu Tubuh dari Anus

Jika kebetulan harus mengukur suhu tubuh anak di bawah usia 3 tahun, sangat disarankan dilakukan melalui anus sehingga lebih akurat.

Walaupun begitu, cara mengukur suhu tubuh ini juga boleh dilakukan pada orang dewasa dengan langkah-langkah:

  • Bersihkan tangan sampai bersih
  • Atur posisi yang akan diukur suhu tubuhnya, untuk dewasa boleh tidur miring dengan kaki ditekuk ke arah perut.
  • Kalau bayi bisa dalam posisi tengkurap atau terlentang
  • Lumasi termometer steril pakai petroleum jelly
  • Buka anus dengan cara menaikkan bokong untuk orang dewasa, dan regangkan bokong jika ingin mengukur suhu tubuh bayi
  • Minta orang yang diukur suhunya untuk menarik napas panjang, baru masukkan termometer ke dalam anus
  • Pegang termometer 2-3 menit (orang dewasa) dan 5 menit (bayi)
  • Keluarkan termometer dengan hati-hati lalu baca hasil pengukurannya

Setelah mengetahui suhu tubuh yang diinginkan, bisa langsung bersihkan termometer. Lanjut turunkan suhu termometer air raksa, atau reset ulang suhu termometer digital.

Jangan lupa, bersihkan juga area anus karena pasti meninggalkan sisa petroleum jelly, bisa menggunakan tisu.

Itu dia tadi bagaimana cara mengukur suhu tubuh yang benar. Pelajari baik-baik supaya dapat menyampaikan perubahan suhu tubuh ketika suatu saat periksa ke dokter. Dengan begitu, dokter bisa lebih mudah melakukan analisis penyakit yang diderita.