Ini 3 Langkah Mudah Cara Mengetahui Bahasa Cinta Pasangan

Bahasa Cinta Pasangan Foto : Freepik

Cara mengetahui bahasa cinta pasangan, bisa menjadi salah satu jalan usaha agar hubungan pernikahan bisa terus romantis dan harmonis. Mengingat, pada saat mams melakukan bahasa cinta yang tepat, pasangan akan merasa dicintai. Tentu itu hal yang ingin mams wujudkan bukan? Jika iya, mams tenang saja, karena artikel ini akan membongkar semua cara-caranya.

Berkenalan Dengan Apa Itu Bahasa Cinta

Singkatnya, bahasa cinta adalah ungkapan ekspresi yang bisa seseorang lakukan pada saat dia mencintai seseorang. Dan menariknya, jika yang melakukan bahasa cinta ini adalah pasangan orang tersebut akan merasa dicintai. Maka tidak heran, ada banyak orang yang berusaha untuk mencari cara mengetahui bahasa cinta pasangan nya itu apa dengan berbagai alasan tentunya.

Oh iya, sebagai tambahan informasi yang perlu mams pahami. Bahasa cinta ini bisa dibagi jadi lima kategori. Diantaranya, ada pujian, pelayanan, hadiah, quality time, dan sentuhan fisik. Yang mana, dari lima bahasa cinta ini setiap orang memiliki setidaknya dua bahasa cinta yang paling dominan. Dan dua bahasa cinta yang dominan itu lah, yang perlu mams dapatkan informasinya.

Iya, sudah tau kalau itu. Cara mengetahui bahasa cinta pasangannya mana?

Duh, tenang mams, jangan marah apalagi sampai tutup artikel ini. Karena dibawah sudah ada pembahasannya kok, serius. Jadi, silahkan geser ke bawah untuk mendapatkan informasinya.

Cara Mengetahui Bahasa Cinta Pasangan

bahasa cinta pasangan
Ilustrasi Bahasa Cinta Pasangan Foto : SehatQ

Berikut, beberapa cara mengetahui bahasa cinta pasangan yang wajib mams ketahui. Tolong dibaca semuanya secara teliti, supaya tidak ada informasi yang salah nanti. Siap mams?

1. Bertanya Langsung

Iya, mams sama sekali tidak salah baca, bertanya langsung. Tidak perlu khawatir mams, karena mams bisa membuka kalimat pertanyaan sepeti “kira-kira, kamu merasa dicintai sama aku jika aku melakukan apa?” atau “menurut kamu, kalau aku sayang kamu aku bakal ngelakuin apa?” dan seterusnya. Bagaimana, mudah dan to the poin sekali bukan mams cara yang pertama ini?

2. Ajukan Pertanyaan Perbandingan

Nah, jika jawaban dari cara mengetahui bahasa cinta pasangan yang pertama tadi kurang bisa memuaskan. Mams bisa tambahkan pertanyaan tadi dengan perbandingan, antara satu bahasa cinta dengan yang lainnya. Misal, “kamu lebih bahagia kita ngobrol seharian atau aku kasih kejutan?” atau “kamu merasa aku sayang itu, waktu aku masakin atau waktu kamu aku peluk?”

3. Tes Satu Per Satu

Caranya bagaimana? Mudah. Mams bisa mulai melakukan prilaku bahasa cinta satu per satu ke pasangan, dimulai dari menghabiskan waktu berdua, memberikan hadiah, melakukan kontak fisik seperti genggaman, hingga melakukan pelayanan seperti membuat masakan. Dan prilaku yang mendapatkan respon baik dari pasangan, itulah bahasa cinta yang sudah mams temukan.

Maksudnya bagaimana sih, bisa dijelaskan lebih rinci?

Tentu saja, boleh dong mams.

Begini, maksud tes satu per satu itu artinya, mams melakukan tes dari setiap prilaku bahasa cinta. Misal, apakah saat mams jalan berdua dengan pasangan dia nyaman dan bahagia? Jika iya, kemungkinan besar bahasa cinta pasangan mams adalah quality time. Setelah itu mams bisa coba kembali memberikan pasangan hadiah, lihat kembali respon pasangan bagaimana.

Terus saja seperti itu, sampai mams sudah mencoba kelima prilaku bahasa cinta. Nantinya mams bisa menemukan, bahasa cinta yang mams cari. Dilihatnya dari mana? Iya, betul, dilihat dari prilaku-prilaku mana saja yang mendapatkan respon sangat baik oleh pasangan. Sudah, itu saja, cara mengetahui bahasa cinta pasangan diatas semuanya mudah bukan. Betul?

Temukan Artikel Lainya di Google News

Dapatkan update berita pilihan dan informasi unik setiap hari dari mamikita.com. Follow mamikita di Google News mamikita.com, kemudian ikuti dengan klik ikon agar bisa mendapatkan notifikasi setiap saat.

Panggil saya Dewi. I’m a Blogger and mother of my son - Aktif menulis tentang dunia parenting sejak usia remaja, Menulis adalah panggilan hati, Saat deretan kata menjadi media doa.

Artikel Terkait