Enam Artis yang Pernah Mengalami Kehilangan Bayi dalam Kandungan
Kehamilan sering kali diharapkan berjalan lancar, namun kenyataannya, tidak semua ibu hamil mengalami perjalanan yang mulus. Berbagai tantangan dan risiko kesehatan dapat mengancam, dan dalam beberapa kasus, kehilangan bayi dalam kandungan menjadi kenyataan yang menyakitkan. Pengalaman ini tidak hanya meninggalkan luka fisik, tetapi juga dampak emosional yang mendalam, memerlukan waktu untuk pulih.
Kehilangan bayi dalam kandungan dapat terjadi pada siapa saja, termasuk para artis yang sering kali terlihat kuat di hadapan publik. Berikut adalah beberapa artis yang pernah mengalami duka kehilangan bayi dalam kandungan.
Rizal Armada, vokalis grup musik Armada, mengalami kehilangan calon anak keempatnya saat usia kehamilan mencapai tujuh bulan. Kabar duka ini diumumkan Rizal melalui akun Instagram-nya, @rizalarmada, pada 20 Januari 2026. Dalam unggahannya, Rizal membagikan foto hasil USG dengan latar belakang Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi, dan menyampaikan bahwa calon bayi perempuan yang mereka beri nama Gameella Az Zahra Pradana telah meninggal dunia. Rizal dan istrinya, Monica Imas, meminta doa agar mereka diberikan kekuatan dalam menghadapi kehilangan ini.
Irish Bella juga pernah mengalami kehilangan yang mendalam saat hamil kembar. Pada tahun 2019, ia kehilangan kedua calon bayi kembarnya, Aiora dan Aiona, saat usia kehamilan memasuki enam hingga tujuh bulan. Kematian janin ini disebabkan oleh kondisi stillbirth, di mana janin meninggal dalam kandungan setelah melewati usia kehamilan 21 hingga 24 minggu. Sebelumnya, Irish mengalami beberapa masalah kesehatan, termasuk perdarahan dan infeksi saluran kemih.
Marissa Nasution mengalami kehilangan saat mengandung anak pertamanya. Pada usia kehamilan sekitar empat bulan, salah satu bayi kembarnya dinyatakan meninggal dunia akibat Twin to Twin Transfusion Syndrome (TTTS), suatu kondisi di mana janin yang berbagi plasenta tidak mendapatkan aliran darah yang seimbang. Marissa sempat menjalani operasi untuk memutus koneksi pembuluh darah antara kedua janin, namun sayangnya, salah satu bayi kembarnya tidak dapat diselamatkan.
Penyanyi dangdut Siti Badriah juga pernah mengalami masa sulit saat hamil anak keduanya. Pada tahun 2024, Siti mengandung bayi kembar, namun salah satu janinnya mengalami kehamilan ektopik. Setelah menjalani operasi untuk mengangkat janin yang tumbuh di luar rahim, Siti berhasil mempertahankan satu janin yang sehat dan melahirkan pada 15 Mei 2025.
Komedian Ade Jigo dan istrinya, Irene Maya, juga mengalami kehilangan saat bayi perempuan mereka meninggal di dalam kandungan pada usia tujuh bulan. Kabar duka ini diumumkan Ade melalui Instagram pada 5 Desember 2024. Saat pemeriksaan rutin, dokter menemukan bahwa tidak ada aliran darah dan detak jantung bayi tidak terdengar. Proses operasi pengangkatan bayi mengungkapkan adanya lilitan tali pusar di leher sang anak, yang diduga menjadi penyebab kematian.
Gilang Dirga dan istrinya, Adiezty Fersa, juga mengalami kehilangan ketika calon anak pertama mereka meninggal dalam kandungan pada 2018 saat usia kehamilan lima bulan. Setelah tidak merasakan gerakan bayi, Adiezty memeriksakan diri ke dokter dan harus melalui proses persalinan untuk janin yang telah mereka beri nama Ace. Meskipun mengalami duka, pasangan ini akhirnya mendapatkan kebahagiaan kembali ketika Adiez melahirkan anak mereka yang diberi nama Gin Dirga pada tahun 2022.
Kisah-kisah ini menggambarkan betapa beratnya pengalaman kehilangan bayi dalam kandungan, dan semoga dapat menjadi pelajaran bagi kita semua.


Tinggalkan Balasan