5 Cara Mengobati Puting Lecet Saat Menyusui, Efektif!
Diperbarui

Diperbarui

Bayi dan AnakDi tengah semakin dekatnya anak dengan layar, ada kebutuhan yang tidak kalah penting: memberikan kesempatan kepada anak untuk kembali menyentuh, bergerak, mengeksplorasi, dan belajar dari alam. Anak-anak masa kini tumbuh dalam dunia yang sangat berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Teknologi hadir hampir di setiap sisi kehidupan. Telepon pintar, tablet, televisi, dan berbagai perangkat digital menjadi bagian […]
Bayi dan AnakKetika membahas kecerdasan anak, orang tua mungkin lebih sering mendengar istilah IQ atau Intelligence Quotient. Padahal, kemampuan anak tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berpikir dan memecahkan soal. Ada pula istilah EQ (Emotional Quotient) dan SQ (Spiritual Quotient) yang kerap digunakan untuk menggambarkan aspek lain dalam perkembangan anak. Ketiganya memiliki fokus yang berbeda, tetapi dapat saling […]
Bayi dan AnakTidur merupakan bagian penting dalam tumbuh kembang anak. Bukan hanya membantu tubuh beristirahat setelah menjalani berbagai aktivitas, tidur yang cukup dan berkualitas juga berperan dalam menjaga suasana hati, kemampuan belajar, serta kesehatan mental anak. Sayangnya, kebiasaan tidur anak terkadang luput dari perhatian orang tua. Anak yang tidur terlalu larut, sering terbangun di malam hari, atau […]
Bagaimana cara mengobati puting lecet saat menyusui? Menyusui merupakan momen spesial bagi ibu dan bayi. Namun, tak jarang ibu mengalami puting lecet saat menyusui, yang dapat membuat rasa nyeri dan tidak nyaman. Simak cara mengobatinya berikut ini.
Sebelum mengetahui bagaimana cara mengobati puting lecet saat menyusui, ketahui beberapa penyebab puting lecet saat menyusui, yaitu:
Posisi dan pelekatan yang tidak benar saat menyusui dapat menyebabkan gesekan berlebihan pada puting, sehingga iritasi dan lecet. Pastikan bayi membuka mulut lebar-lebar dan menempelkan seluruh areola (bagian hitam di sekitar puting) ke dalam mulutnya.
Bayi yang baru lahir memiliki isapan yang kuat, dan jika tidak dikontrol, dapat menyebabkan puting lecet. Pastikan bayi menyusu dengan tenang dan tidak terburu-buru.

Pompa ASI yang tidak pas atau digunakan dengan cara yang salah dapat menyebabkan puting lecet. Pastikan pompa ASI memiliki ukuran corong yang sesuai dengan puting bunda dan gunakan dengan tekanan yang tepat.
Infeksi jamur pada puting dan areola (candidiasis) dapat menyebabkan puting lecet, gatal, dan rasa perih. Infeksi ini dapat diobati dengan obat antijamur.
Kulit kering dan sensitif lebih rentan terhadap lecet. Pastikan untuk menjaga kelembapan puting dengan menggunakan krim khusus puting.
Jika bunda mengalaminya, jangan khawatir! Berikut 5 cara ampuh untuk mengobati puting lecet saat menyusui:

Pastikan posisi bayi saat menyusu benar. Pastikan mulut bayi menempel seluruhnya pada puting dan areola, bukan hanya putingnya saja. Posisi yang salah dapat menyebabkan gesekan dan iritasi pada puting, hingga lecet.
Berikan waktu bagi puting untuk pulih dengan memberikan ASI perah (ASIP) untuk sementara waktu. Gunakan pompa ASI untuk membantu mengeluarkan ASI. Pastikan pompa ASI pas dengan ukuran puting susu dan gunakan pengaturan yang sesuai.
Kompres hangat dapat membantu melancarkan aliran darah dan meredakan nyeri. Gunakan handuk hangat yang dibasahi air hangat selama 10-15 menit sebelum menyusui. Kompres dingin dapat membantu mengurangi bengkak dan rasa sakit. Gunakan kompres dingin selama 5-10 menit setelah menyusui.
Oleskan ASI perah pada puting setelah menyusui. ASI memiliki sifat antibakteri dan antimikroba yang membantu proses penyembuhan. Bunda juga dapat menggunakan minyak zaitun, minyak kelapa, atau lanolin murni.
Jika puting lecet tidak kunjung membaik setelah beberapa hari, konsultasikan dengan dokter atau konsultan laktasi. Dokter dapat memberikan salep khusus untuk puting lecet atau merekomendasikan perawatan lainnya.
Dengan perawatan yang tepat, puting lecet dapat sembuh dalam beberapa hari. Bunda dianjurkan untuk selalu menjaga kebersihan puting dan memastikan posisi menyusui yang benar untuk mencegah puting lecet.