Bolehkah Susu Formula Diminum Lebih dari 2 Jam Setah Diseduh? Cek Fatanya!
Diperbarui

Diperbarui

Banyak ibu baru yang belum tahu tentang aturan dalam penyajian susu formula, Bolehkah susu formula diminum lebih dari 2 jam setelah diseduh? Apa bahaya yang mengancam jika bayi minum susu formula yang sudah lama disimpan? Simak ulasan berikut ini.
Meskipun Susu formula mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh dan berkembang dengan baik. Namun, susu formula juga memiliki aturan dalam penyajiannya, termasuk waktu penyimpanan dan pemanasan.
Susu formula yang sudah diseduh sebaiknya dikonsumsi segera oleh bayi. Jika tidak langsung diminum, susu formula dapat disimpan di dalam kulkas selama maksimal 24 jam.
Namun, jika susu formula dibiarkan di suhu ruangan, maka susu formula hanya bertahan selama 2 jam saja. Lebih dari itu, susu formula harus dibuang dan tidak boleh diberikan kepada bayi.
Tidak boleh, Bunda. Ketika Si Kecil minum susu formula dari botolnya, maka ia memindahkan kuman di air liur dan mulutnya ke botol tersebut. Susu dalam botol menjadi tercampur kuman tersebut, sehingga harus buru-buru diminum.
Jika bayi minum susu formula yang sudah terkontaminasi bakteri, maka bayi berisiko mengalami gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, diare, atau infeksi usus.

Banyak hal yang dapat menyebabkan susu formula menjadi basi salah satunya yaitu suhu ruangan saat menyimpan susu, Maka dari itu penting bagi bunda untuk mengetahui ciri-ciri susu formula yang sudah basi
Susu formula yang basi akan memiliki bau yang menyengat dan tidak sedap. Bau ini disebabkan oleh pertumbuhan bakteri dalam susu. Jika Bunda mencium bau susu formula yang berubah, segera buang susu tersebut.
Susu formula yang basi juga akan memiliki rasa yang asam. Rasa asam ini disebabkan oleh bakteri yang menghasilkan asam dalam susu. Jika Bunda merasakan rasa susu formula yang berubah, segera buang susu tersebut.
Susu formula yang basi akan berubah warna menjadi kekuningan atau keruh. Selain itu, susu formula yang basi juga dapat berlendir. Jika Bunda mendapati perubahan warna atau tekstur pada susu formula, segera buang susu tersebut.
Untuk mencegah susu formula agar tidak basi, Bunda dapat mengikuti tips berikut ini:
Suhu yang ideal untuk menyimpan susu formula adalah 4-24 derajat Celcius. Bunda dapat menyimpan susu formula di dalam kulkas atau lemari pendingin.
Sinar matahari langsung dapat mempercepat proses pembusukan susu formula. Oleh karena itu, Bunda perlu menghindari paparan sinar matahari langsung pada susu formula.
Susu formula yang sudah diseduh harus segera diminum oleh bayi. Jika susu formula tidak segera diminum, sebaiknya dibuang.

Jika Si Kecil sudah mengkonsumsi susu formula yang sudah tidak layak konsumsi, maka akan mengakibatkan hal-hal seperti di bawah ini:
Diare adalah salah satu gejala paling umum dari konsumsi susu basi. Hal ini disebabkan oleh bakteri dan virus yang masuk ke dalam tubuh melalui susu yang sudah tidak layak konsumsi. Gejala diare yang dialami oleh Si Kecil antara lain:
Jika Si Kecil mengalami diare, pastikan untuk mencukupi asupan cairannya. Anda dapat memberikan Si Kecil ASI, air putih, atau larutan oralit.
Selain diare, Si Kecil juga dapat mengalami muntah-muntah akibat konsumsi susu basi. Muntah-muntah dapat menyebabkan dehidrasi, sehingga penting untuk segera memberikan Si Kecil asupan cairan yang cukup.
Kram perut juga merupakan salah satu gejala konsumsi susu basi. Kram perut disebabkan oleh keracunan susu formula yang sudah basi. Gejala kram perut yang dialami oleh Si Kecil antara lain:
Jika Si Kecil mengalami gejala-gejala di atas, segera bawa Si Kecil ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Nah, Itulah alasan kenapa susu formula tidak boleh diminum lebih dari 2 jam, Dengan mengikuti tips penyimpanan dan pemberian susu formula yang tepat, Bunda dapat memastikan keamanan dan kesehatan si kecil selalu terjaga.