Bantu Ketersediaan Darah, Bank Jakarta Gelar Donor Darah Bersama PWI Jaya dan PMI DKI Jakarta


Gaya HidupBagi sebagian pasangan, mendapatkan dua garis pada alat tes kehamilan mungkin menjadi perjalanan yang relatif singkat. Namun, bagi pasangan lainnya, perjalanan tersebut dapat berlangsung lebih panjang dan membutuhkan konsultasi, pemeriksaan kesuburan, hingga program kehamilan yang disesuaikan dengan kondisi medis. Salah satu pengalaman tersebut datang dari seorang pasien yang menjalani program hamil di KMNC (Kosambi Maternal […]
Gaya HidupMemantau tumbuh kembang anak bukan hanya tentang melihat pertambahan berat badan dan tinggi badan. Seiring bertambahnya usia, orang tua juga perlu memperhatikan perkembangan kemampuan anak, mulai dari motorik, bahasa dan komunikasi, kemampuan belajar, hingga interaksi sosial dan emosional. Pemantauan tumbuh kembang secara berkala dapat membantu orang tua mengetahui perkembangan anak sesuai tahapan usianya. Pemeriksaan juga […]
Gaya HidupKhitan atau sunat merupakan prosedur yang umum dilakukan pada anak laki-laki di Indonesia, baik karena alasan agama dan budaya maupun pertimbangan kesehatan. Bagi orang tua, memilih tempat khitan tidak hanya berkaitan dengan harga dan metode yang digunakan, tetapi juga keamanan prosedur, kompetensi tenaga medis, fasilitas, serta perawatan setelah tindakan. Secara medis, khitan atau sirkumsisi merupakan […]
Sebagai rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun ke 65, Bank Jakarta menggelar kegiatan donor darah kolaboratif bersama PWI Jaya, PMI Provinsi DKI Jakarta, dan Forum CSR DKI Jakarta di Kantor Pusat Bank Jakarta, (24/4). Kegiatan donor darah ini dihadiri Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo, dan Ketua PWI Jaya, Kesit B. Handoyo.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, mengatakan kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat kepedulian sosial sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut Agus, momentum HUT ke-65 Bank Jakarta tidak hanya dirayakan sebagai pencapaian institusi, tetapi juga menjadi ajang memperluas kontribusi kemanusiaan melalui kolaborasi bersama berbagai pihak.
“Donor darah ini menjadi wujud kepedulian sosial Bank Jakarta kepada masyarakat. Di usia ke-65, kami ingin perayaan ini memberi dampak yang lebih luas, tidak sekadar seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung melalui aksi kemanusiaan,” ujar Agus.
Ia menambahkan, sinergi bersama PWI Jaya, PMI Provinsi DKI Jakarta, dan Forum CSR DKI Jakarta menjadi contoh kolaborasi positif antara dunia usaha, organisasi profesi, dan lembaga sosial dalam mendukung kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit maupun masyarakat yang membutuhkan. Ini juga bagian dari semangat kolaborasi yang terus kami bangun,” katanya.
Lebih lanjut Agus menegaskan kegiatan sosial seperti donor darah akan terus menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Bank Jakarta, sejalan dengan transformasi perusahaan yang tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial.
Ketua PWI Jaya, Kesit B. Handoyo, menyampaikan apresiasi atas inisiatif kolaboratif yang digagas Bank Jakarta bersama para mitra. Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan kepedulian bersama terhadap isu kemanusiaan yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
“Kami mengapresiasi Bank Jakarta yang menjadikan peringatan HUT ke-65 sebagai momentum berbagi melalui donor darah. Ini kegiatan yang sangat positif dan bermanfaat, sekaligus menunjukkan kolaborasi lintas sektor dapat memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Kesit.
Kegiatan donor darah tersebut diikuti karyawan Bank Jakarta, anggota PWI Jaya, mitra CSR, serta masyarakat umum. Antusiasme peserta terlihat sejak pagi, dengan proses registrasi dan pemeriksaan kesehatan berlangsung tertib di area kegiatan.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi menyampaikan melalui kegiatan ini, Bank Jakarta menegaskan perayaan HUT ke-65 bukan hanya menjadi refleksi perjalanan perusahaan, tetapi juga momentum memperkuat nilai kepedulian, kolaborasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
“kegiatan ini diharapkan turut mendukung ketersediaan stok darah di DKI Jakarta sekaligus memperkuat semangat solidaritas sosial” pungkas Arie.