Apakah Kuret Itu Sakit? Begini Fakta dan Prosedurnya!
Diperbarui

Diperbarui

KehamilanKehadiran bayi membawa kebahagiaan sekaligus perubahan besar dalam kehidupan pasangan. Rutinitas, tanggung jawab, dan kebutuhan keluarga akan bertambah setelah persalinan. Karena itu, masa kehamilan dapat dimanfaatkan untuk membicarakan berbagai hal yang perlu disiapkan bersama. Diskusi sejak awal membantu Mama dan Papa memahami kebutuhan satu sama lain serta menyusun rencana yang lebih sesuai dengan kondisi keluarga. […]
KehamilanSetelah berhenti menggunakan kontrasepsi dalam jangka panjang, tubuh mungkin membutuhkan beberapa minggu hingga beberapa bulan untuk menyeimbangkan hormon, menstabilkan siklus menstruasi, dan memulihkan ovulasi. Karena itu, merencanakan kehamilan anak ketiga bisa memerlukan kesabaran, terutama jika siklus haid belum kembali teratur. Memantau masa subur dan mengatur waktu berhubungan intim dapat membantu mengoptimalkan peluang pembuahan. Berikut beberapa […]
KehamilanEnhanced Recovery After Cesarean Surgery (ERACS) adalah metode operasi caesar yang dirancang untuk membantu mempercepat pemulihan dan mengurangi rasa nyeri setelah operasi. Prosedur ini menggunakan pendekatan multidisiplin, termasuk teknik anestesi khusus. Bagi calon ibu yang mempertimbangkan persalinan dengan ERACS, fasilitas kesehatan dan tim medis menjadi beberapa hal yang dapat dipertimbangkan. Berikut tujuh rumah sakit di […]
Kuret merupakan prosedur medis yang dilakukan untuk mengeluarkan jaringan dari dalam rahim, Namun, Apakah kuret itu sakit? Berikut penjelasanya
Proses Kuret dapat dilakukan dengan berbagai tujuan, baik untuk diagnosis maupun penanganan. Beberapa kondisi yang memerlukan kuret adalah perdarahan abnormal dari rahim, keguguran, polip rahim, hamil anggur, dan kanker rahim.
Lalu, apakah kuret itu sakit? Jawabannya tergantung pada jenis bius yang digunakan saat prosedur. Umumnya, dokter akan memberikan bius total atau bius spinal (bius bagian bawah tubuh) kepada pasien yang menjalani kuret. Dengan demikian, pasien tidak akan merasakan sakit saat prosedur berlangsung.
Namun, setelah efek bius hilang, pasien mungkin akan merasakan kram atau nyeri pada perut bagian bawah. Rasa nyeri ini mirip dengan kram saat menstruasi dan biasanya dapat diatasi dengan obat penghilang rasa sakit yang diresepkan dokter.

Selain rasa nyeri, pasien juga dapat mengalami beberapa efek samping kuret lainnya, seperti:
Efek samping kuret tersebut jarang terjadi, tetapi tetap perlu diwaspadai. Jika Bunda mengalami gejala-gejala yang mengkhawatirkan setelah kuret, segera hubungi dokter atau pergi ke rumah sakit terdekat.
Untuk mencegah komplikasi, ada beberapa hal yang harus dilakukan setelah kuret, antara lain:
Demikian penjelasan tentang kuret dan apakah prosedur ini menyakitkan. Jika Bunda memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang kuret, Bunda dapat berkonsultasi dengan dokter kandungan. Semoga bermanfaat.