Apa Itu Kista Ovarium? Kenali Gejala dan Jenis-jenisnya
Diperbarui

Diperbarui

KesehatanKanker serviks atau kanker leher rahim sering berkembang perlahan tanpa gejala pada tahap awal. Karena itu, skrining penting untuk mendeteksi perubahan sel sejak dini, sebelum berkembang menjadi kanker invasif. Penyebab utama kanker serviks adalah infeksi persisten Human Papillomavirus (HPV) berisiko tinggi. Proses dari infeksi HPV hingga menjadi lesi prakanker dan kanker dapat berlangsung selama bertahun-tahun, […]
KesehatanKesehatan pencernaan anak menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan orang tua. Selain membantu proses penyerapan nutrisi, kondisi saluran pencernaan juga berkaitan dengan berbagai fungsi tubuh, termasuk sistem kekebalan tubuh. Salah satu istilah yang semakin sering muncul dalam pembahasan mengenai kesehatan pencernaan adalah sinbiotik. Sinbiotik merupakan kombinasi antara probiotik dan prebiotik yang dirancang untuk […]
KesehatanPenyakit autoimun kini menjadi perhatian serius di berbagai negara karena jumlah kasusnya terus meningkat dari tahun ke tahun. Pakar dari IPB University mengungkapkan bahwa tren ini tidak hanya terjadi di satu wilayah, tetapi sudah menjadi masalah kesehatan global yang perlu diwaspadai. Yang menjadi sorotan, perempuan disebut sebagai kelompok yang paling rentan mengalami penyakit autoimun. Kondisi […]
Apa itu kista ovarium? Kista ovarium adalah kantong berisi cairan yang terbentuk pada indung telur. Kondisi ini sebenarnya cukup umum dialami wanita dengan usia reproduksi, dan seringkali tidak menunjukkan gejala.
Namun, pada beberapa kasus, seperti yang dialami artis Kiky Saputri kista ovarium dapat menyebabkan keguguran. Kista ini umumnya muncul selama wanita mengalami masa subur atau menstruasi.
Setiap wanita punya dua buah ovarium, masing-masing berada di sebelah kanan dan kiri rahim. Organ dengan ukuran sebesar biji kenari tersebut menjadi bagian dari sistem reproduksi wanita.
Ovarium sendiri memiliki fungsi utama yaitu menghasilkan sel telur setiap bulannya (dimulai dari masa pubertas hingga memasuki menopause), serta menghasilkan hormon estrogen dan juga progesteron. Fungsi ovarium terkadang terganggu, salah satu karena adanya kista.
Meskipun kista ovarium umumnya tidak berbahaya dan dapat hilang dengan sendirinya, namun beberapa kista dapat menimbulkan gejala yang mengganggu, seperti

Nyeri dapat terasa di perut bagian bawah, sisi kanan atau kiri, tergantung lokasi kista. Nyeri bisa ringan, tajam, atau menusuk, dan dapat memburuk saat menstruasi, berhubungan seksual, atau buang air besar.
Kista yang besar dapat menyebabkan perut terasa kembung dan penuh, sehingga penderitanya merasa cepat kenyang meskipun hanya makan sedikit.
Kista ovarium dapat menyebabkan menstruasi tidak teratur, seperti perdarahan abnormal, menstruasi yang lebih panjang atau lebih pendek, dan spotting diantara periode menstruasi.
Kista yang besar dapat menekan kandung kemih, sehingga menimbulkan rasa ingin buang air kecil lebih sering.
Tekanan dari kista besar juga dapat menyulitkan proses buang air besar.

Nyeri dapat terjadi saat penetrasi, tergantung lokasi dan ukuran kista.
Gejala ini jarang terjadi, dan biasanya terjadi pada kista yang besar atau pecah.
Kista yang besar dapat menekan organ lain di perut, sehingga menimbulkan rasa penuh dan tertekan.
Gejala yang memerlukan perhatian medis segera:
Perlu diingat:
Berikut beberapa jenis kista ovarium yang paling umum dialami wanita:
Jenis kista ini paling umum terjadi dan biasanya tidak berbahaya. Terbentuk selama siklus menstruasi normal ketika folikel (kantung yang berisi sel telur) tidak pecah dan terus berkembang. Kista fungsional biasanya hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan.

Kista Dermoid terbentuk dari sel-sel yang menghasilkan sel telur dan dapat mengandung jaringan seperti rambut, gigi, dan kulit. Kista ini dapat tumbuh besar dan memerlukan operasi untuk diangkat.
Jenis kista ini terjadi pada wanita dengan endometriosis, di mana jaringan rahim tumbuh di luar rahim. Kista endometrioma dapat menyebabkan rasa sakit yang parah, terutama selama menstruasi.
Kista ini terbentuk dari sel-sel yang melapisi permukaan ovarium. Kistadenoma dapat tumbuh besar dan bersifat kanker (kistadenoma serosa) atau jinak (kistadenoma mucinosa).
Kista ovarium memang umum dialami wanita pada usia subur. Beberapa jenis kista ovarium tidak berbahaya dan hilang sendiri. Namun, ada beberapa jenis kista memerlukan pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut. Untuk itu, penting Bunda melakukan pemeriksaan ginekologi secara rutin untuk mendeteksi kista ovarium sejak dini.